Suara.com - Laba bersih Samsung merosot hampir 50 persen pada kuartal ketiga tahun ini. Kompetisi yang semakin ketat dari perusahaan smartphone dari Cina membuat laba perusahaan Korea Selatan itu terus tergerus.
Laba bersih Samsung pada kuartal ketiga sebesar 4 miliar dolar Amerika. Laba bersih selama Juli-September itu merupakan laba terendah yang diraih Samsung dalam 3 tahun terakhir.
Laba operasional juga turun 60 persen dibandingkan tahun lalu. Penjualan juga turun 20 persen menjadi 47,4 triliun won.
“Meski ada peningkatan yang tipis dalam volume penjualan, pendapatan kembali turun dalam dua kuartal secara beruntun. Penjualan smartphone terus turun karena meningkatnya penjualan smartphone kelas menengah,” demikian keterangan Samsung.
Laba operasional Samsung unit smartphone mencapai 1,75 triliun pada kuartal ketiga tahun ini. Jumlah itu turun drastis dibandingkan pendapatan tahun lalu yang mencapai 6,7 triliun won. Penjualan unit smartphone juga turun dari 36,6 triliun won menjadi 24,6 triliun won.
Samsung yang merupakan perusahaan pembuat smartphone dan TV terbesar di dunia juga mengalami penurunan laba sebesar 20 persen pada kuartal sebelumnya. Maraknya smartphone murah produksi Cina menggerus pangsa pasar Samsung. (AFP/Bloomberg)
Berita Terkait
-
Samsung Galaxy A37 5G Resmi Hadir di Indonesia, Andalkan Kamera Nightography dan Baterai 5000mAh
-
Daftar HP Samsung yang Terima Update One UI 8.5, Makin Banyak Selain Galaxy S26
-
Bocoran Samsung Galaxy S27 Ultra: Kamera Dipangkas, Teknologi Makin Cerdas
-
Murah Tapi Gak Murahan! 7 HP Samsung Terbaik 2 Jutaan
-
5 Pilihan HP Kamera Zoom Terbaik 2026, Bidik Jarak Jauh Tanpa Blur
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah
-
RI Bakal Gandeng UNDP Sulap 9 Kota Besar Jadi "Surga" Kendaraan Listrik
-
Sah! SIG Putuskan Tebar Dividen Rp190,8 Miliar ke Investor
-
Direktur Pegadaian Selfie Dewiyanti Dianugerahi Indonesia Leading Women Awards 2026
-
Harga Beras Meroket! Pemerintah Gandeng 'Raksasa' Pangan Turun Gunung, Ada Apa?
-
Mengapa Pemerintah Mau Ganti LPG ke CNG? Apa Untung dan Bahayanya?
-
Rokok Ilegal Bikin Negara Boncos Rp 25 Triliun per Tahun
-
Perjanjian Ekonomi Digital ASEAN DEFA Rampung, Diteken November 2026
-
INDEF Ungkap Bahaya Baja Impor Murah Terhadap Proyek Infrastruktur
-
ASDP Genjot Digitalisasi Layanan Kapal Feri