- Samsung merilis Galaxy Z Fold8 Series pada Kamis, 13 Agustus 2026, yang dijual di Indonesia mulai harga Rp28,499 juta.
- Perangkat ini mengintegrasikan layar lipat, kamera hingga 8K, serta Galaxy AI untuk efisiensi kerja dan konten kreator.
- Fitur Smart Switch memudahkan pengguna iOS memindahkan berbagai data penting secara nirkabel maupun menggunakan kabel tanpa aplikasi tambahan.
Suara.com - Kebutuhan terhadap smartphone semakin berubah. Smartphone yang hanya mengandalkan kamera bagus, prosesor kencang, atau RAM besar mulai terasa belum cukup bagi pengguna dengan aktivitas padat.
Entrepreneur, pekerja profesional, hingga content creator kini membutuhkan perangkat yang bisa dipakai untuk meeting, mengolah dokumen, mencari ide, membuat konten, sampai mengedit video tanpa harus terus berpindah dari smartphone ke tablet atau laptop.
Di titik inilah kategori smartphone premium mulai bergeser. Nilai sebuah ponsel bukan lagi semata-mata ditentukan oleh spesifikasi, tetapi juga seberapa jauh perangkat tersebut bisa memangkas langkah dalam pekerjaan sehari-hari.
Pendekatan inilah yang coba dibawa Samsung melalui Galaxy Z Fold8 Series, yang terdiri dari Galaxy Z Fold8 Ultra dan Galaxy Z Fold8.
Alih-alih hanya menjual layar besar atau desain lipat, Samsung menggabungkan form factor foldable, performa tinggi, kamera, serta Galaxy AI untuk menjadikan ponsel sebagai perangkat kerja sekaligus perangkat kreatif.
MX Product Marketing Senior Manager Samsung Electronics Indonesia, Ilham Indrawan, mengatakan kebutuhan terhadap smartphone premium kini sudah berkembang.
“Ekspektasi pengguna terhadap smartphone premium terus berkembang. Saat ini, mereka tidak hanya mencari performa tinggi, tetapi juga perangkat yang mampu mengikuti ritme aktivitas sehari-hari dengan lebih cerdas dan efisien," ujar dia dalam keterangan resminya, Kamis (13/8/2026).
Menurutnya, integrasi antara perangkat keras dan AI menjadi bagian penting dari pengalaman tersebut.
“Karena itu, Galaxy Z Fold8 Series kami rancang dengan mengintegrasikan hardware premium dan Galaxy AI untuk membantu pengguna bekerja, berkreasi, dan menyelesaikan lebih banyak hal secara praktis dalam satu perangkat,” ujar Ilham.
Baca Juga: Apakah Virtual RAM pada HP Murah Berpengaruh pada Performa? Ini Rekomendasi Rp3 Jutaan
Bukan Sekadar HP Lipat, Layar Besar Jadi Ruang Kerja
Salah satu alasan Galaxy Z Fold8 menarik perhatian di kelas premium adalah konsep layarnya. Ketika dibuka, perangkat tidak lagi terasa seperti smartphone biasa.
Layar yang lebih luas memungkinkan pengguna menjalankan beberapa aplikasi secara bersamaan. Pada Galaxy Z Fold8 Ultra, pendekatan tersebut dibuat lebih maksimal.
Samsung menempatkannya sebagai perangkat dengan kemampuan produktivitas tinggi bagi pengguna yang membutuhkan ruang kerja lebih luas, tetapi tetap ingin membawa satu perangkat dalam aktivitas sehari-hari.
Sementara Galaxy Z Fold8 menawarkan bentuk yang lebih ringkas. Desainnya dibuat menyerupai bentuk paspor ketika digunakan dalam kondisi tertentu sehingga tetap nyaman digenggam dan dibawa.
Galaxy Z Fold8 juga tersedia dengan RAM hingga 16GB dan penyimpanan hingga 1TB. Artinya, pengguna tidak hanya mendapatkan layar foldable, tetapi juga ruang dan kemampuan komputasi yang disiapkan untuk pekerjaan yang lebih berat.
Berita Terkait
-
Cetak 9 Juta Talenta Digital: ITSEC Asia Luncurkan Academy Cybersecurity dan AI Berbasis Cyber Range
-
5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
-
Evolusi Desain 7 Generasi, Samsung Galaxy Z Fold8 Hadir dengan Titanium dan Galaxy AI
-
Gelombang "Agentic AI" Mulai Dominasi Ekonomi Digital Indonesia 2026
-
Bukan Sekadar Teknologi, Generative AI Mulai Mengubah Cara Orang Indonesia Membuat Film
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Galaxy Z Fold8 Series Bukan Lagi Sekadar HP Lipat, Ini Alasan Cocok Jadi Perangkat Kerja di Era AI
-
Potensi Jadi Aksi: Cerita Kang Edai Dari Desa Sejahtera Astra Kemiren
-
Resmi, Mentan Amran Teken Juknis SPPG Wajib Beli Telur Rp26.500/Kg dari Peternak
-
Sari Yuliati: Motor Listrik Nasional Jadi Langkah Strategis Menuju Kemandirian Industri Indonesia
-
Belum Rampung, Pemeriksaan Eks Dirut BJB Terhenti karena Sakit
-
Membaca Daya Beli dari Antrean SPBU: Potret Ekonomi di Balik Pilihan BBM
-
DD Cream Wardah Dipakai Setelah Apa? Cek Urutan dan Cara Pakainya
-
Presiden Prabowo Resmikan Motor Listrik Nasional, Janji Beri Cicilan Ringan untuk Pembeli
-
Rumah Warna Hijau Apakah Bagus dalam Feng Shui? Ini Tipsnya agar Bawa Hoki dan Rezeki
-
Komisi III DPR Restui 14 Calon Hakim Agung dan Ad Hoc MA, Ini Daftar Lengkapnya