Suara.com - Pemerintah akan menerapkan UU akuisisasi tanah yang baru pada tahun depan. UU ini bertujuan untuk meningkatkan pembangunan infrastruktur yang selama ini terhambat karena masalah tanah.
Sejumlah konferensi tentang infrastruktur sudah dilakukan di Jakarta dalam beberapa tahun terakhir tetapi hasilnya tidak pernah memuaskan. Sebagian besar masaah yang kerap diprotes investor adalah rumitnya proses akuisisi tanah.
“Pemerintahan yang baru ingin melakukan hal yang benar. Mulai 1 Januari, UU Akuisisi tanah untuk keperluan publik yang baru akan mulai diterapkan,” kata Wakil Presiden, Jusuf Kalla.
Sementara itu, terkait biaya yang diperlukan untuk pembangunan infrastruktur di Indonesia, Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Suryo Bambang Sulisto menyarankan kepada pemerintah untuk mencari pendanaan dari Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB).
“9 dari 10 negara ASEAN sudah menjadi anggota AIIB. Hanya Indonesia yang belum bergabung,” kata Suryo.
Jusuf Kalla mengatakan, sebagian dana untuk program infrastruktur akan diambil dari realokasi pengurangan subsidi BBM. Kata JK, dana subsidi BBM akan dikurangi pada bulan ini juga.
Pembangunan infrastruktur menjadi prioriotas utama Indonesia dalam rangka meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang terus melambat dalam lima tahun terakhir. Saat ini, infrastruktur Indonesia berada di peringkat ke-61 dari 168 negara dalam indeks persaingan global yang disusun oleh World Economic Forum. (Channelnewsasia)
Berita Terkait
-
Studi Ungkap Aspal dan Beton Memerangkap Panas, Kenapa Kota Jadi Kian Menyengat?
-
Viral Dulu Baru Ditangani? Pramono Anung Akui Keluhan Warganet Bikin Kinerja Pemprov Ngebut
-
Menteri Dody Santai Anggaran PU Dipotong, Infrastruktur Tetap Jalan
-
Gelar 206 Proyek di Bali, Kementerian PU Kucurkan Rp1,2 Triliun pada 2026
-
Kredit Infrastruktur Bank Mandiri Tembus Rp491,63 Triliun
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Fundamental Ekonomi Kuat di tengah Ketidakpastian, Indonesia Kian Dilirik Investor Global
-
Harga Nikel Langsung Terkerek Aturan Baru ESDM, Tapi Tekan Industri Smelter
-
Program 3 Juta Rumah Libatkan 185 Industri dan Serap Tenaga Kerja
-
Program Gentengisasi Digeber, 40 Ribu Rumah di Jabar Dapat Bantuan
-
Anggaran Subsidi Energi Terus Bengkak, Insentif EV Perlu Diberlakukan Lagi?
-
Alasan Harga Emas Justru Turun di Tengah Konflik
-
Di saat Harga Avtur Melambung, Maskapai Vietnam Justru Agresif Tambah Frekuensi Penerbangan
-
Pemerintah Umumkan Respons Pembelaan Investigasi Dagang AS Hari Ini
-
Airlangga Akui AS Penyumbang Surplus Perdagangan dan Destinasi Ekspor Terbesar RI
-
Airlangga Ungkap Alasan Cicilan Kopdes Merah Putih Dibayar dari APBN