Suara.com - Penunjukan Janet Yellen sebagai Gubernur Bank Sentral Amerika merupakan langkah besar dalam menghapus diskriminasi gender di industri perbankan, khususnya Bank Sentral.
Bank Sentral Thailand sudah lebih dulu memberikan kepercayaan kepada perempuan untuk menjadi pemimpin. Rahasia sukses bank sentral Thailand dalam memulai kesetaraan gender dimulai satu dekade lalu.
Pada 2006, Tarisa Watanagese ditunjuk sebagai Gubernur Bank Sentral Thailand. Dia menjadi perempuan pertama yang menduduki posisi itu. Dia menjabat posisi itu selama empat tahun.
Selama memimpin Bank Sentral, Tarisa mulai memberi ruang yang lebih besar kepada perempuan. Dari 85 karyawan magang di bank itu, 58 diantaranya adalah perempuan.
“Ayah saya mengatakan, Bank of Thailand adalah opsi terbaik bagi saya karena memberikan kesempatan yang besar untuk perempuan,” kata Roong Mallikamas yang bergabung dengan Bank Sentral Thailand pada 1995 setelah menyelesaikan studinya di Massachusetts Institute of Technology di Cambridge, Massachusetts, Amerika Serikat.
Bank Sentral Thailand menerapkan kebijakan untuk mengangkat dan mempromosikan perempuan di institusi itu selama hampir setengah abad lalu. Saat ini, Bank Sentral Thailand yang merupakan bank sentral terbesar kedua di Asia Tenggara mempunyai 31 perempuan dari 60 pejabat eksekutif.
Jumlah itu jauh lebih banyak dibandigkan Bank of Japan yang hanya ada satu perempuan dari 9 direksi. Sedangkan Bank Sentral Eropa hanya punya satu perempuan dari 6 anggota dewan eksekutif. Dari 3.617 karyawan di Bank Sentral Thailand, 54 persen adalah karyawan perempuan. Tak pelak lagi, Bank Sentral Thailand adalah ‘surga’ bagi karyawan perempuan. (Bloomberg)
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
Pilihan
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
-
Sesaat Lagi! Ini Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Bulgaria
-
Melihat 3 Pemain yang Bakal Jadi Senjata Utama Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria
-
Profil Sertu Farizal Rhomadhon, Prajurit TNI asal Kulon Progo yang Gugur di Lebanon
Terkini
-
Pemerintah Akan Larang Alih Fungsi Sawah, Sedang Siapkan Sanksi
-
Mentan Optimistis Stok Pangan Aman Hadapi Fenomena El Nino Godzilla
-
Beredar Info Harga Pertamax Tembus Rp17.850 per Liter 1 April, Pertamina: Belum Pasti
-
Dari Limbah Jadi Energi, Biomassa Sawit RI Kuasai Pasar Jepang
-
Aset Kripto Jadi Pelarian Saat Saham Loyo, Tapi Tetap Berisiko
-
Negara-negara Asing Mulai Antre Beli Pupuk dari Indonesia
-
Wacana Kemasan Polos Disorot, Rokok Ilegal Diprediksi Melonjak Tajam
-
RI Dapat Berkah dari Perang AS dan Iran, Bisa Jadi Raja Eksportir Pupuk Urea
-
Pegadaian Tembus Pasar Global, Ekspansi ke Timor Leste di Usia 125 Tahun
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina