Suara.com - Maskapai Garuda Indonesia berencana membuka rute penerbangan baru antarprovinsi di Sumatera, yakni Provinsi Bengkulu-Sumatera Selatan, pergi-pulang pada 2015.
"Kami sedang mengkaji rute baru itu, masih dalam tahap visibilitas studi, karena kami harus lihat dulu seperti apa 'market' yang ada," kata Sales Manager Ferdian, mewakili General Manager PT Garuda Indonesia Tbk Branch Office Bengkulu, Kamis, (18/12/2014).
Tidak hanya pengembangan ke luar negeri, Garuda Indonesia juga memperluas jangkauan ke sejumlah daerah di nusantara, seperti rute baru Medan-Gunung Sitoli, serta rute penerbangan ke Meulaboh, dan Lhokseumawe.
"Ini demi memperluas jangkauan ke seluruh wilayah nusantara, kalau ini dapat direalisasikan tahun depan, akses masyarakat lebih mudah, tetapi ini tetap masih dalam kajian pihak kami," kata dia.
Ferdian mengungkapkan, jika rute penerbangan Bengkulu-Palembang direalisasikan, kemungkinan maskapai tersebut akan mengoperasikan pesawat terbaru dengan kode ATR 72-600.
"Karena ini jarak pendek, kemungkinan menggunakan ATR 72 seri 600, dengan kapasitas kursi sebanyak 70 kursi kelas ekonomi," katanya.
Jika masyarakat Bengkulu ingin ke Palembang atau sebaliknya, sampai saat masih harus transit di Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta, sehingga harus mengeluarkan ongkos yang cukup mahal.
Selain kajian rute baru menuju Sumatera Selatan, Ferdian, mengatakan pihak juga sedang mengkaji rute Bengkulu menuju Batam (Kepulauan Riau).
"Masyarakat ke Batam banyak, tapi tetap kita akan kaji seperti apa market dan analisa lainnya, kami belum bisa pastikan kapan akan dibuka," ujarnya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Penjelasan Dugaan Manipulasi Eskpor CPO Grup Salim, Mengapa Maybank Ikut Diperiksa?
-
ILC Adopsi Standar Internasional, Menaker Dorong Keseimbangan Pelindungan dan Inovasi
-
Bank Dunia Singgung 20 Persen Orang Kaya RI, Sebut Tak Tahu Diri
-
Investor Wajib Tahu, Indikator Utama Bisnis FnB Layak Difranchisekan
-
Penjualan Properti Anjlok, Pengembang Andalkan Kawasan Hunian-Komersial Terintegrasi
-
Bank Jakarta Permudah Layanan Warga Bayar Pajak Kendaraan
-
BTN Jakarta International Marathon 2026 Sukses Digelar, 20.500 Pelari Ramaikan Hari Pertama
-
Program JKN Bantu Dede Jalani Operasi Kista Ganglion
-
CBDK Cetak Laba Melonjak 317 Persen
-
Mengapa Pertalite Mau Dihapus?