Suara.com - PT Garuda Indonesia Tbk (GIIA) telah resmi menunjuk Direktur Utama (Dirut) PT Citilink Indonesia, Arif Wibowo untuk menjadi Direktur Utama (Dirut) Garuda Indonesia, menggantikan Emirsyah Satar yang mengundurkan diri.
"Arif sudah ketok palu," kata VP Communication Garuda Pujobroto di Garuda City Center, Tangerang, Jumat (12/12/2014).
Arif bukanlah orang asing di Garuda. Dirinya sudah bekerja di Garuda dari level bawah, yakni sebagai engineer of maintenance and engineering pada kurun waktu 1990-1994.
Karirnya mulai menanjak dan berlanjut sebagai manajer, general manager, dan posisi terakhir sebagai Executive Vice President Marketing and Sales Garuda Indonesia sebelum akhirnya memimpin Citilink pada Mei 2012.
Kemarin, Emirsyah Satar resmi mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Direktur Utama PT Garuda Indonesia. Masa jabatan Emirsyah sebenarnya sudah berakhir pada Oktober lalu. Namun, Menteri BUMN ketika itu, Dahlan Iskan memperpanjang masa jabatannya hingga Maret 2015.
Emirsyah beralasan, pengunduran dirinya ini agar Direktur Utama PT Garuda Indonesia yang baru bisa bekerja dengan maksimal karena memulai jabatannya dari awal tahun.
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Potensi Pemasukan Negara Hilang dari Program MBG, Ini Penjelasan DJP
-
Saham BBCA Diserbu Asing, Target Harganya Bisa Capai Segini
-
4 Perusahaan Ini Bakal Lakukan PHK, Lebih dari 5.000 Pekerja Terdampak
-
IHSG Diprediksi di Zona Hijau, Ini 3 Saham Pilihan yang Wajib Dipantau Pekan Ini
-
Bisnis Kedai Kopi Makin Ketat, Konsep 'Rumah Kedua' Jadi Senjata Bertahan
-
Rupiah Terus Melemah, Bank Mega Syariah Jamin Kinerja Kredit Komersial Tak Kendur
-
PTPN Investasi di Kesehatan Karyawan, Bidik SDM Lebih Produktif
-
Tak Mau Kalah dari Changi dan KLIA, Bandara Minangkabau Bidik Jadi Hub Penerbangan
-
Dirjen Pajak Akui MBG dan Kopdes Merah Putih Berpotensi Hilangkan Penerimaan Negara
-
IHSG Dibayangi Sentimen Global dan MSCI, Cek Rekomendasi Saham Senin Ini!