Suara.com - Arif Wibowo memulai perjalanan baru dalam kariernya di industri penerbangan. Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa memutuskan untuk menunjuk Direktur Utama Citilink itu sebagai orang nomor satu di PT Garuda Indonesia.
Arif bukan orang baru di maskapai plat merah itu. Pada 1990-1994, dia memulai kariernya dari level yang paling bawah yaitu engineer of maintenance and engineering. Pelan tapi pasti, kariernya mulai meningkat dan menjadi manajer, general manager, hingga menempati jabatan Executive Vice President Marketing and Sales Garuda Indonesia.
Pada 2012, Arif dipromosikan menjadi Direktur Utama Citilink, maskapai penerbangan dengan harga murah yang merupakan anak perusahaan PT Garuda Indonesia. Tugas utamanya adalah memperbaiki brand Citilink hingga bisa bersaing dengan maskapi penerbangan murah lainnya.
Di posisi barunya itu, Arif langsung tancap gas. Dia melakukan ekspansi yang agresif seperti menambah armada baru, memperbanyak rute penerbangan ke sejumlah kota di Indonesia dengan tujuan untuk memperkuat posisi PT Citilink Indonesia di industri penerbangan dengan biaya murah atau dikenal dengan Low Cost Carrier.
Arif juga membuat Mega Leap Program, yaitu program kerja yang berdurasi selama lima tahun dari tahun 2012 hingga 2017.
“Programnya berisi rencana membangun Citilink sebagai brand pada tahun 2012. Lalu, tahun 2013 merupakan tahun untuk penetrasi jaringan penjualan. Pada tahun 2014 ini ditargetkan sebagai tahun ekspansi rute, baik rute domestik dan rute regional. Sementara itu, tahun 2015 target Citilink dapat mencatatkan saham di pasar modal dan setahun kemudian menjadi maskapai LCC yang terkemuka,” ujarnya.
Arif punya keyakinan, mulai tahun 2017, bisnis Citilink bisa berjalan secara berkesinambungan dan mandiri. Mega Leap dijalankan dengan delapan pilar strategi. Pertama, people with passion. Kedua, low cost mindset. Kemudian, extensive network, shocking brand, information technology (IT) based line, ancillary income, operational excellent, dan secure fleet.
Menurut Arif, sumber daya manusia (SDM) memegang peranan yang penting di dalam perusahaan. Mengatur SDM juga jauh lebih menantang dibandingkan membeli barang atau teknologi. Hal tersebut akan diukur dengan indikator penilaian Key Performance Indicators (KPI) dan IT based airline serta mendorong agar para karyawan berada di offensive mode alias dengan kinerja yang tinggi.
Hanya dalam hitungan dua tahun, Arif berhasil mengibarkan sayap Citilink semakin lebar ke seluruh Indonesia. Kini, Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Penerbangan Nasional Indonesia (INACA) itu akan memulai tugas barunya sebagai Direktur Utama PT Garuda Indonesia. (Dari berbagai sumber)
Berita Terkait
-
GMFI Kejar Laba Bersih 35,1 Juta Dolar AS di 2026, Begini Strateginya
-
Ini Sudah Jadi Teror! DPR Dukung Aparat Tembak Begal di Tempat
-
Garuda Indonesia Kembali Jadi Maskapai Paling Tepat Waktu di Dunia Versi OAG
-
Rupiah Tembus Rp17.645, Garuda Indonesia Kian Berat Menanggung Utang Dolar
-
Ada Nama Baru di Jajaran Direksi Garuda Indonesia, Dua WNA Masih Menjabat
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
Terkini
-
Rupiah Terperosok Jatuh ke Level Rp17.843/Dolar AS
-
Profil PT Esa Medika Mandiri Tbk (EMMI): Emiten Alkes, Pemegang Saham dan Prospek
-
Industri Kopi Berpotensi Bikin Cuan Negara, Tapi Baristanya Banyak Nggak Profesional
-
Profil PT Nitrasanata Dharma Tbk (JECX): Prospek IPO, Pemilik Saham dan Bisnis
-
Emiten Pengolah Limbah MHKI Bagikan Dividen Rp9,9 Miliar, Catat Jadwalnya
-
Aturan Outsourcing Bakal Dirombak Total, Ini Kata Said Iqbal dan Wamenaker
-
Investor Asing Bawa Kabur Dana Rp771 Miliar, BUMI hingga BUKA Jadi Sasaran
-
Benarkah Patriot Bond dan Merah Putih Bond Jadi Mesin Pencuci Uang Legal?
-
Harga Bitcoin Menguat Tembus Level US$ 64.000, Siap Menuju 100.000 Dolar AS?
-
Brantas Abipraya Pastikan Pembangunan Gene Bank Indonesia Berjalan Optimal untuk Kesehatan Nasional