Suara.com - Pengusaha Chairul Tanjung berencana menghapus jejak gerai Carrefour peritel asal Prancis secara bertahap dalam kurun waktu lima tahun, setelah berhasil menguasai 100 persen saham perusahaan tersebut yang juga dilakukan secara bertahap.
"Saham Carrefour Indonesia secara bertahap telah kita kuasai yakni 40 persen pada tahun 2010, serta 60 persen pada tahun 2012," kata Senior Manager Marketing dan Customer Engagement PT Trans Retail Indonesia (Carrefour), Indira Manoppo di Tangerang, Sabtu, (10/1/2015).
Menurut dia, sudah ada empat gerai yang namanya sekarang menjadi Transmart Carrefour. Nanti lambat laun semuanya akan diganti dengan Transmart saja, tidak pakai nama Carrefour.
"Kita berkomitmen dalam lima tahun ke depan tidak ada lagi Carrefour di Indonesia," ujar Indira.
Indira menjelaskan, pergantian nama tersebut dilakukan untuk menunjukkan bahwa Carrefour merupakan gerai ritel nasional. Pasalnya, grup usaha milik pengusaha Chairul Tanjung (CT) yaitu CT Corp berhasil menguasai 100 persen saham Carrefour Indonesia.
Pada tahun 2010, CT Corp membeli 40 persen saham Carrefour dengan nilai sekitar 300 juta dolar Amerika (Rp 3,75 triliun, dengan kurs Rp 12.500 per dolar Amerika), lalu pada tahun 2012 CT Corp kembali mengakuisisi saham yang tersisa sebanyak 60 persen dengan harga pembelian USD 750 juta (Rp 9,3 triliun). Jika dijumlahkan pengusaha dana untuk menguasai Carrefour Indonesia mencapai Rp13,1 triliun. (Antara)
Berita Terkait
-
Minta Maaf, Chairul Tanjung Akhirnya Sowan ke Pesantren Lirboyo
-
Chairul Tanjung Turun Gunung, Trans7 Resmi Hentikan Program Xpose Usai Dituding Lecehkan Kiai
-
Ultimatum Chairul Tanjung, Tokoh NU Gus Nadir Ngamuk soal Program Xpose Trans7: Fitnah, Hina Kiai!
-
Silsilah Keluarga Putri Tanjung, Rumah Tangganya dengan Guinandra Jatikusumo Diisukan Retak
-
Dari Anak Hilang Hingga Sultan Andara, Raffi Ahmad Ungkap Rahasia Suksesnya
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
BPKH Diminta Tak Jadi 'Kasir' Kementerian, DPR Dorong Dana Haji Dikelola Lebih Mandiri
-
Bulog Tegaskan Komitmen Dukung Swasembada Pangan Berkelanjutan di Puncak Penas XVII 2026
-
Delapan Dekade Bertransformasi, BNI Memperluas Dampak Lewat Inovasi dan Digitalisasi
-
Pasar Aplikasi Rp 2.700 Triliun Diburu TikTok
-
DPR Apresiasi Dian Siswarini karena Dividen PT Telkom Jadi yang Tertinggi
-
Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Suara Pengguna: Tarif Jangan Naik!
-
Siap-siap IPO, BEI Anggap RANS Entertainment Lolos dari Free Float
-
PLTU Pelabuhan Ratu Terus Gunakan Co-firing Biomassa dari Sorgum
-
Influencer Tak Bisa Lagi Asal Kasih Saran Saham dan Kripto, Begini Ketentuannya
-
Dian Siswarini Dipuji DPR, Telkom Kantongi Pendapatan Rp146,7 Triliun