Suara.com - Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange berakhir lebih tinggi pada Kamis (12/3/2015) atau Jumat (13/3/2015) pagi waktu Indonesia, karena melemahnya dolar AS memberikan dukungan kepada logam mulia.
Kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman April naik 1,3 dolar AS, atau 0,11 persen, menjadi menetap di 1.151,90 dolar AS per ounce.
Emas mendapat dukungan karena indeks dolar AS, ukuran dolar terhadap sekeranjang mata uang utama, turun 0,31 persen menjadi 99,37 pada pukul 18.00 GMT.
Emas dan dolar biasanya bergerak berlawanan arah, sehingga pelemahan greenback membuat aset-aset dalam mata uang dolar termasuk emas lebih murah bagi investor, sehingga meningkatkan daya tarik emas.
Sementara itu, kenaikan emas telah mendorong beberapa pedagang mulai melakukan ambil untung posisi jangka pendek mereka setelah penurunan tujuh sesi selama delapan hari perdagangan terakhir.
Sebuah laporan yang dirilis oleh Departemen Tenaga Kerja AS pada Kamis menunjukkan klaim pengangguran awal jatuh 36.000 pada minggu berakhir 7 Maret menjadi 289.000.
Data pekerjaan yang lebih baik dari perkiraan menekan emas, namun analis mengatakan laporan tersebut tidak mungkin membangun harapan untuk laporan pekerjaan bulanan yang kuat.
Perak untuk pengiriman Mei naik 15,1 sen, atau 0,98 persen, menjadi ditutup pada 15,516 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman April turun 0,5 dolar AS, atau 0,04 persen, menjadi ditutup pada 1.114,90 dolar AS per ounce. (Antara/Xinhua)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123