Suara.com - Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange turun Senin (22/6/2015) waktu setempat atau Selasa pagi waktu Indonesia. Penurunan ini karena tertekan data positif ekonomi AS
Selain itu harapan bagi Yunani untuk mencapai kesepakatan dengan para kreditor internasional. Kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Agustus turun 17,8 dolar, atau 1,48 persen, menjadi menetap di 1.184,10 dolar AS per ounce.
Kemunduran logam mulia terjadi setelah Asosiasi Agen (Makelar) Perumahan Nasional yang berbasis di AS mengatakan pada Senin bahwa pasar perumahan AS berbalik naik (rebound) pada Mei setelah lebih lemah dari perkirakan pada April. Penjualan existing home (rumah bekas) naik 5,1 persen pada Mei ke tingkat tahunan 5,35 juta unit, mencapai ujung tertas konsensus pasar.
Emas berada di bawah tekanan tambahan karena indeks dolar AS, ukuran dolar terhadap sekeranjang mata uang utama, naik 0,14 persen menjadi 94,21 pada pukul 17.23 GMT. Emas dan dolar biasanya bergerak berlawanan arah, yang berarti jika dolar naik maka emas berjangka akan jatuh, karena emas yang diukur dengan dolar menjadi lebih mahal bagi investor.
Sinyal dari krisis di Yunani juga memperlemah emas karena proposal baru oleh Yunani tentang paket reformasi memperbarui kembali tercapainya harapan kesepakatan nyata antara Athena dan para kreditor internasionalnya.
Perak untuk pengiriman Juli bertambah 3,3 sen atau 0,20 persen menjadi ditutup pada 16,142 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman Juli turun 26,2 dolar AS atau 2,41 persen, menjadi ditutup pada 1.060,60 dolar AS per ounce. (Antara/Xinhua)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
- 7 Rekomendasi Lipstik Terbaik untuk Kondangan, Tetap On Point Dibawa Makan dan Minum
- Cari Mobil Bekas untuk Wanita? Ini 3 City Car Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
Pertumbuhan Ekonomi Indonesia di 2026 Diproyeksikan Turun ke 5 Persen
-
Purbaya Klaim Rating Utang Indonesia di S&P Aman hingga 2028
-
Tingkat Kecelakaan Roda Dua Tinggi, Mitra Driver Kini Diberi Asuransi Gratis
-
Peringati Hari Kartini: BRI Terus Dukung Pemberdayaan Perempuan untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
-
Uji Jalan Rampung di Mei, Penerapan B50 Serempak pada Juli 2026
-
Daftar Kode SWIFT BRI Semua Daerah dan Cara Pakai Transfer Internasional
-
World Bank Minta Maaf ke Purbaya Buntut Salah Proyeksi Ekonomi RI
-
Laba Bank Mandiri Tumbuh 16,5 Persen, Tembus Rp15,4 Triliun
-
Kejar Target Produksi, SKK Migas Bakal Pakai Teknologi Triple 100
-
Heboh Gugatan Rp119 Triliun: Bos CMNP Sampai Buka Suara