Suara.com - Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suryamin membeberkan beberapa komoditas-komoditas yang menjadi penyumbang inflasi Agustus sebesar 0,39 persen.
Suryamin menjelaskan kebutuhan bahan pangan memiliki andil yang cukup besar kepada inflasi di beberapa daerah. Salah satunya daging ayam ras yang kenaikannya sekitar 0,68 persen yang memberikan andil 0,8 persen pada inflasi bulan ini.
"Ayam ras ini karena kekeurangan pasokan, makanya andil cukup besar pada inflasi bulan ini sebesar 0,08 persen," kata Suryamin saat ditemui di kantornya, Selasa (1/9/2015).
Kedua, beras yang rata-rata kenaikannya sebesar 1,6 persen yang memberikan andil sebesar 0,06 persen. Faktor musim yang tidak menentu membuat pasokan beras minim meski memasuki masa panen, namun menurutnya hal ini bukan panen raya.
"Kenaikan yang paling besae itu ada di 65 kota, terbesar di Bandar Lampung sekitar 7 persen dan Bulukumba 6 persen," katanya.
Ketiga, cabai rawit rata-rata mengalami kenaikan 24,01 persen dengan andil 0,05 persen. Keempat, uang sekolag kenaikan rata-rata 4,75 persen dengan andil 0,04 persen terhadap inflasi.
Kelima, telur ayam tang naik 4,27 persen dengan andil 0,03 persen. Keenam uang sekolah yang mengalami kenaikan 1,73 persen.
Ketujuh, Mie instan naik 1,39 persen dengan andil 0,02 persen. Kedelapan, Daging sapi yang turun andil menjadi penyumbang inflasi sebesar 0,1 persen atau naik 1,2 persen.
"Kemarin kan pasokannya berkurang. Inflasinya itu terbesar di Bungo 22 persen dan Pematang Siantar 10 persen," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Siapkan Alat Berat, Kementerian PU Bantu Tangani Jalan Provinsi di Gayo Lues
-
Kementerian PU Uji Coba Pengaliran Air di Daerah Irigasi Jambo Aye
-
Holding Mitra Mikro Perluas Inklusi Keuangan Lewat 430 Ribu Agen BRILink Mekaar
-
IHSG dan Rupiah Rontok Gara-gara Moody's, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
-
Purbaya Rotasi Pegawai Pajak usai OTT KPK, Kali Ketiga dalam Sebulan
-
Mendag Ungkap Harga CPO Hingga Batu Bara Anjlok di 2025
-
Meski Transaksi Digital Masif, BCA Tetap Gas Tambah Kantor Cabang
-
Belanja di Korsel Masih Bisa Bayar Pakai QRIS Hingga April 2026
-
Transaksi Digital Melesat, BCA Perketat Sistem Anti-Penipuan
-
BRI Perkuat CSR Lewat Aksi Bersih-Bersih Pantai Dukung Gerakan Indonesia ASRI