Suara.com - Kementerian Pertanian mengadakan operasi pasar murah di halaman depan gedung Kementerian Pertanian, Ragunan, Jakarta Selatan, Senin (24/8/2015), menyusul naiknya harga-harga kebutuhan dapur rumah tangga.
Masyarakat senang dengan operasi pasar murah karena harganya terjangkau.
"Murah banget mas harga sayuran yang dijual di sini, sampai saya beli banyak buat bagi-bagi ke anak saya," ujar warga Pondok Labu, Warniyati (70), kepada Suara.com.
Kemudian Warniyati membandingkan harga di pasar murah dengan pasar umum. Tomat dijual di pasar umum Rp6.000 per kilogram, tapi di Kementan hanya Rp2.500 per kilogram. Harga cabai rawit yang biasanya Rp70 ribu per kilogram, di sini hanya Rp30 ribu per kilogram. Harga bawang merah kalau di pasar umum mencapai Rp15 ribu per kilogram, tapi di Kementan hanya Rp20 ribu per kilogram. Lalu, harga ayam biasanya Rp41 ribu per ekor, di sini hanya Rp31 ribu per ekor.
Petani asal Nganjuk, Jawa Timur, bernama Darmaji (40 juga senang dengan kegiatan operasi pasar murah seperti ini.
"Seneng saya mas, soalnya bisa langsung ketemu sama pembeli, jadi bisa ngerasain ngejual hasil panen kita mas," katanya.
Ia berharap pasar murah jangan hanya sekali ini diadakan pemerintah karena manfaatnya sangat banyak buat ibu rumah tangga golongan bawah.
"Lucu juga mas berhadapan dengan konsumen, padahal harga udah murah, masih ditawar juga. Namanya juga ibu-ibu ya mas," ujar Darmaji yang menjual komoditas bawang merah. (Nur Habibie).
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Rupiah Ambruk Karena Kondisi Fiskal, Panda Bond dan Swap Currency Tak Selesaikan Masalah
-
Fundamental Terjaga, Tugu Insurance Bukukan Laba Rp265,62 Miliar di Kuartal I-2026
-
Investor Masih Kabur saat IHSG Menguat? Rupiah Kuncinya
-
Bahlil Mau Terapkan Skema Bagi Hasil Migas di Sektor Pertambangan
-
Ada Pejabat Baru di Lingkungan Kementerian ESDM, Ini Daftarnya
-
Pengamat Ingatkan Efek Pelemahan Rupiah Bikin APBN Berdarah-darah
-
Bahlil Fokus Ganti LPG 3 Kg ke CNG, Berapa Harga Jualnya?
-
Dirikan Learning Center di Fakultas Pertanian UGM, Wujud Kepedulian BRI terhadap Pendidikan
-
Rupiah Turun Terus, Purbaya Siapkan Dana Stabilisasi Obligasi
-
Pengamat: Aturan Soal Migas Jadi Biang Kerok Rupiah Terus Jeblok