Suara.com -
Kurs dolar diperdagangkan bervariasi (mixed) pada Selasa (Rabu pagi WIB), di tengah ketidakpastian tentang waktu kenaikan suku bunga pertama Federal Reserve dalam lebih dari sembilan tahun.
Sebuah laporan ketenagakerjaan AS yang mengecewakan pada Jumat lalu mempersuram prospek untuk kenaikan suku bunga oleh bank sentral AS pada pertemuan kebijakan 16-17 September.
"Suku bunga mendatang menunjukkan probabilitas 30 persen menyiratkan bahwa Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) AS akan memilih untuk menaikkan suku bungnya dalam waktu dua minggu -- turun dari peluang 65 persen dilihat pada pertengahan Agustus," kata David Rodriguez di DailyFX.
"Penurunan tajam terjadi karena volatilitas pasar keuangan yang cukup besar, dan dolar AS turun akibat para pedagang keluar dari posisi jangka panjang dolar AS," katanya.
Euro menguat setelah angka pertumbuhan ekonomi zona euro kuartal kedua direvisi lebih tinggi, menjadi 0,4 persen pada kuartal ke kuartal, dari 0,3 persen.
Berikut perkembangan kurs valuta utama pada pukul 21.00 GMT: Selasa Senin EUR/USD 1,1202 1,1170 EUR/JPY 134,22 133,23 EUR/CHF 1,0969 1,0892 EUR/GBP 0,7275 0,7311 USD/JPY 119,82 119,28 USD/CHF 0,9792 0,9750 GBP/USD 1,5398 1,5277. (Antara/AFP)
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Profil PT Nitrasanata Dharma Tbk (JECX): Prospek IPO, Pemilik Saham dan Bisnis
-
Emiten Pengolah Limbah MHKI Bagikan Dividen Rp9,9 Miliar, Catat Jadwalnya
-
Aturan Outsourcing Bakal Dirombak Total, Ini Kata Said Iqbal dan Wamenaker
-
Investor Asing Bawa Kabur Dana Rp771 Miliar, BUMI hingga BUKA Jadi Sasaran
-
Benarkah Patriot Bond dan Merah Putih Bond Jadi Mesin Pencuci Uang Legal?
-
Harga Bitcoin Menguat Tembus Level US$ 64.000, Siap Menuju 100.000 Dolar AS?
-
Brantas Abipraya Pastikan Pembangunan Gene Bank Indonesia Berjalan Optimal untuk Kesehatan Nasional
-
3 Saham Paling 'Sibuk' pada Sesi I, IHSG Ambrol di Zona Merah
-
Gubernur BI: UMKM Jangan Langsung Diberi Modal
-
Tak Mau Disalahkan, Bahlil Serahkan Urusan Mati Lampu ke PLN