Suara.com - PT. Freeport Indonesia berencana mendivestasikan saham sebesar 10,64 persen pada Oktober 2015. Pelepasan saham tersebut akan dilakukan secara bertahap hingga 2019 atau sebelum masa kontrak perusahaan asal Amerika Serikat tersebut berakhir.
Menanggapi hal tersebut, Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro mengatakan hingga saat ini pemerintah belum berencana mengambil alih share atau divestasi saham Freeport yang beroperasi di Mimika, Papua. Pasalnya, pemerintah belum melakukan pembahasan mengenai strategi dan berapa jumlah anggaran pemerintah yang disiapkan jika ingin mengambil saham dari Freeport.
“Kita belum ada pembahasan di pemerintah mengenai strategi itu," kata Bambang saat ditemui di gedung DPR, Senin (19/10/2015).
“Saya nggak mau berandai-andai. Sampai hari ini belum ada pembahasan di pemerintah. Apalagi soal anggarannya. Mau diambil BUMN juga aja belum tahu, belum ada pembahasannya, jadi saya belum bisa ngomong,” Bambang menambahkan.
Ia menegaskan yang terpenting dari divestasi ini, Indonesia harus memahami aspek-aspek apa saja yang ditawarkan oleh Freeport. Selain itu, lanjut dia, jika perusahaan-perusahaan Badan Usaha Milik Negara ingin mengambil saham tersebut, harus tahu berapa dana yang sanggup dikeluarkan.
“Jadi harus tahu, BUMN berapa, APBN, pokoknya kita nggak mau berandai-andai, kalau mau dilakukan ya harus ada pembahasan mendalam," katanya.
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Perempuan Jadi Korban Jika Industri Tembakau Tertekan
-
Pemadaman Bergilir Akibat Pemangkasan RKAB Batubara oleh Kementerian ESDM
-
Hitung-hitungan Kerugian Negara dari Peredaran Rokok Ilegal
-
418 Ribu Penumpang Nikmati Diskon Kapal Feri, Kuota Masih Tersedia
-
Ternyata Kemasan Rokok Polos Melanggar Aturan
-
Prabowo Bakal Luncurkan BBM Baru, Segini Harganya
-
Begini Modus WNA Curi Emas di Wilayah Gunung Botak
-
Kemasan Rokok Polos Berisiko Gerus Penerimaan Negara hingga Puluhan Triliun
-
Patriot Bond Jadi Tempat Pencucian Uang, DPR: Insentif Menarik Investor
-
Berdampak ke Industri Kretek Lokal, Kemenperin Tolak Batas Tar dan Nikotin Rokok