Suara.com - Sebagai negara yang beriklim tropis, Indonesia mendapatkan sinar matahari berlimpah dan terkadang membuat suhu udara menjadi sangat panas. Oleh sebab itu, banyak orang yang memakai alat pendingin ruangan seperti AC atau kipas angin.
Harga kipas angin yang lebih murah dibandingkan AC, membuat banyak orang menggunakannya. Sayangnya, kipas angin bisa memicu penyakit karena adanya debu yang menempel di baling-baling kipas yang kemudian disalurkan kepada pengguna kipas tersebut.
Untuk itu, bagi Anda yang menggunakan kipas angin harus rajin membersihkannya sehingga udara yang dihasilkan kipas angin tidak malah mengandung debu yang terhirup oleh Anda. Berikut ini simak tips membersihkan kipas angin di rumah!
Perlengkapan
Persiapkan kain lap bersih yang kering dan yang basah. Siapkan juga obeng dan kuas yang berukuran sesuai dengan baling-baling kipas angin yang akan dibersihkan. Serta siapkan sabun dan air yang bersih.
Proses Pembersihan
Sebelum membersihkan kipas angin, ada baiknya Anda menggunakan masker agar Anda tidak menghirup debu. Lalu cabut colokan kipas angin dan mulai lepaskan bagian kerangka kipas angin yang melindungi baling-baling kipas dengan obeng.
Setelah itu, bersihkan debu pada kerangka kipas dengan kain lap basah dan Anda bisa juga menggunakan kuas untuk menghilangkan sisa debu yang menempel. Terakhir, keringkan kipas angin dengan kain lap kering dan letakkan di bawah sinar matahari untuk dijemur atau Anda angin-anginkan hingga kipas anginnya benar-benar kering. Baru sehabis itu Anda bisa memasang kembali kerangka kipas yang sudah Anda bongkar.
| Published by Rumahku.com |
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita
-
Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru
-
Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun
-
PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025
-
CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai
-
BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah
-
Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026
-
PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen
-
Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun
-
Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara