Suara.com - Pasca robohnya tower transmisi Indarung-Bungus, Padang, Sumatera Barat, yang terjadi pada Sabtu, (9/1/2016) lalu, saat ini PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) telah berhasil mendirikan tower emergency, sebagai pengganti tower 47 yang roboh.
Pengoperasian tower emergency ini telah melalui uji coba layak tegangan ke sistem termasuk proses pengencangan. Cepatnya upaya pemulihan ini tak lepas dari kerja keras seluruh tim yang ada di lapangan demi normalnya pasokan listrik di Padang.
Lala Arief Fadila, Manajer SDM & Umum PT PLN Wilayah Sumbar mengatakan operasi tower emergency dilakukan pada Senin (11/1/2016) tepat pukul 21.40 WIB. Dengan beroperasinya tower emergency ini, artinya tegangan penghantar 150 kV Padang sudah masuk ke sistem interkoneksi Sumatera Bagian Tengah.
“Berkat kerja keras seluruh petugas serta kerja sama seluruh unit PLN yang terkait pekerjaan ini, pada pukul 23.21 WIB penyulang 20 kV sudah normal dan kondisi kelistrikan pulih kembali,” kata Lala dalam pernyataan resmi, Selasa (12/1/2016).
Lala menyatakan PLN Wilayah Sumbar memohon maaf untuk segala ketidaknyamanan yang dirasakan pelanggan selama proses pemulihan dilakukan.
"Selanjutnya, terima kasih atas segala doa dan dukungan yang kami terima karena itu semua menjadi tambahan semangat bagi kami dalam bekerja," ujar Lala.
Berita Terkait
-
Pemadaman Listrik PLN Sampai Kapan? Ini Penjelasannya
-
Pasokan Aman, Bahlil Sebut Jangan Salahkan Batu Bara, Itu Teknis PLN
-
Info Pemadaman Listrik Jogja Hari Ini, Sabtu 20 Juni 2026: Wilayah Gunungkidul Mati Lampu 3 Jam
-
Pasokan Batubara PLTU Jawa Mulai Pulih, PLN Kini Kejar Perbaikan Dua Pembangkit
-
Kenapa Sering Mati Listrik Belakangan Ini? Simak Penjelasan PLN dan Cara Cek Wilayah Terdampak
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Potensi Pemasukan Negara Hilang dari Program MBG, Ini Penjelasan DJP
-
Saham BBCA Diserbu Asing, Target Harganya Bisa Capai Segini
-
4 Perusahaan Ini Bakal Lakukan PHK, Lebih dari 5.000 Pekerja Terdampak
-
IHSG Diprediksi di Zona Hijau, Ini 3 Saham Pilihan yang Wajib Dipantau Pekan Ini
-
Bisnis Kedai Kopi Makin Ketat, Konsep 'Rumah Kedua' Jadi Senjata Bertahan
-
Rupiah Terus Melemah, Bank Mega Syariah Jamin Kinerja Kredit Komersial Tak Kendur
-
PTPN Investasi di Kesehatan Karyawan, Bidik SDM Lebih Produktif
-
Tak Mau Kalah dari Changi dan KLIA, Bandara Minangkabau Bidik Jadi Hub Penerbangan
-
Dirjen Pajak Akui MBG dan Kopdes Merah Putih Berpotensi Hilangkan Penerimaan Negara
-
IHSG Dibayangi Sentimen Global dan MSCI, Cek Rekomendasi Saham Senin Ini!