Suara.com - Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta Rabu (10/2/2016) pagi bergerak menguat sebesar 73 poin menjadi Rp13.538. Pada penutupan perdagangan sebelumnya rupiah berada di posisi Rp13.611 per dolar AS.
"Nilai tukar rupiah masih mampu bergerak menguat terhadap dolar AS. Faktor positif mengenai perekonomian domestik masih menjadi alasan bagi performa rupiah yang lebih baik," kata ekonom Samuel Sekuritas Rangga Cipta di Jakarta.
Menurut Rangga Cipta, faktor domestik yang positif itu akan menjaga nilai tukar rupiah dalam jangka menengah, namun dengan catatan harga minyak mentah tidak bergejolak yang akhirnya membuat kekhawatiran investor di pasar uang.
Sementara, Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston Tjendra menambahkan bahwa dolar AS masih berada di bawah tekanan menantikan petunjuk dari Gubernur bank sentral Amerika Serikat (The Fed) Janet Yellen mengenai arah kebijakan selanjutnya mengenai kenaikan suku bunga acuannya.
"Dolar AS telah melemah terhadap sebagian besar mata uang dunia dalam beberapa hari terakhir ini, sebagian pelaku pasar uang menurunkan ekspektasi kenaikan suku bunga oleh The Fed tahun ini," papar Ariston Tjendra.
Kalangan analis, lanjut dia, juga mulai memperhitungkan prospek bahwa Amerika Serikat akan mengikuti langkah bank sentral Eropa dan Jepang dalam mengadopsi tingkat suku bunga negatif jika perekonomian terus memburuk.
"Saat pasar pesimis terhadap kenaikan suku bunga AS, maka potensi mata uang di negara-negara berkembang berpotensi bergerak positif," katanya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
Terkini
-
Purbaya Terima Aduan 46 Ribu Masalah Ditjen Pajak dan Bea Cukai
-
Cerita Purbaya Ditekan Investor Asing Gegara Ragukan Kondisi Ekonomi RI
-
Diproyeksi Masih Tertekan, Intip Ramalan Pergerakan IHSG Pekan Depan
-
Progres Pembangunan Pabrik Kimia Milik Chandra Asri Capai 66%
-
Nilai Tukar Rupiah Bisa Terus Melorot ke Level Rp 17.500 di Pekan Depan
-
UMKM Binaan Pertamina Raup Potensi Bisnis Rp10,6 Miliar di Inabuyer 2026
-
Simulasi Pengajuan Cicilan KUR BRI Hingga Rp500 Juta untuk UMKM 2026
-
BI Lapor Uang Primer Tumbuh Melambat 14,3% pada April 2026
-
ASDP Masih Raih Pendapatan Rp 4,96 triliun pada 2025 di Tengah Tantangan Bisnis
-
OJK Restui Merger BPR Danaputra Sakti dengan BPR Harta Swadiri