Suara.com - Real Estate Indonesia (REI) Jawa Tengah menyatakan apartemen banyak diminati oleh masyarakat seiring dengan gaya hidup masyarakat yang ingin tinggal di hunian vertikal.
"Kebanyakan masyarakat dalam hal ini konsumen pernah merasakan tinggal di apartemen atau memang ingin tinggal di apartemen," kata Ketua REI Jateng MR Prijanto di Semarang, Rabu (17/2/2016).
Menurut dia, tingginya minat masyarakat khususnya Kota Semarang terhadap apartemen terlihat dari semakin menjamurnya pembangunan apartemen di beberapa titik di Kota Semarang. Khusus untuk kawasan Tembalang saja, pada tahun ini akan dibangun beberapa apartemen di antaranya Abimanyu dan Paragon.
Diakuinya, khusus untuk Kota Semarang salah satu daerah yang diminati untuk pembangunan hunian vertikal adalah kawasan atas.
"Kami juga sudah mendata, secara keseluruhan untuk penjualan apartemen yang ada di Semarang sudah mencapai 75 persen dari yang terbangun, bahkan sudah ada yang terjual habis. Ini hasil yang cukup bagus," katanya.
Sebagai contoh, dari 400 unit apartemen yang dimiliki oleh Paltrow, tinggal 25 persen yang belum laku terjual. Kondisi tersebut menandakan minat masyarakat terhadap apartemen cukup bagus.
Menurut dia, pembangun apartemen merupakan solusi dari kesulitan untuk memperoleh tanah terutama di kota-kota besar. Tidak hanya apartemen tetapi pembangunan rumah susun juga bisa menjadi solusi.
"Pada dasarnya kami akan lebih banyak memberikan rangsangan kepada masyarakat untuk bisa menikmati hunian bertingkat, salah satunya memberikan fasilitas yang lengkap baik di apartemen maupun rumah susun," katanya.
Bahkan, pihaknya berharap ke depan masyarakat akan lebih memilih tinggal di hunian vertikal mengingat fasilitas yang lebih lengkap dibandingkan fasilitas yang ada di rumah tapak. (Antara)
Berita Terkait
-
Pantura Genuk Minim Genangan di Musim Hujan, Infrastruktur Pengendali Banjir Dioptimalkan
-
4 Inspirasi OOTD Y2K Vibes ala Rei IVE, Tampil Lebih Fresh dan Playful!
-
PGN dan REI Kolaborasi Bangun Jaringan Gas di Proyek Properti Nasional
-
Selebgram Lula Lahfah Tewas Misterius di Kamar Apartemen, Polisi: Tak Ada Tanda Penganiayaan!
-
Polisi Temukan Obat dan Surat Rawat Jalan RSPI di Kamar Apartemen Selebgram Lula Lahfah
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
Obsesi Epstein Bangun 'Pabrik Bayi' dengan Menghamili Banyak Perempuan
-
5 HP Baterai Jumbo untuk Driver Ojol agar Narik Seharian, Harga mulai dari Rp2 Jutaan
-
Bom Molotov Meledak di SMPN 3 Sungai Raya, Polisi Ungkap Terduga Pelaku Siswa Kelas IX
-
KPK Benarkan Lakukan OTT di Jakarta Hari Ini, Siapa Targetnya?
-
Resmi! Indonesia Masuk Daftar Kandidat Tuan Rumah Piala Asia 2031
Terkini
-
Redam Gejolak Pasar, Menko Airlangga Lobi Langsung Investor Institusional
-
Strategi Discovery E-Commerce Jadi Kunci Lonjakan Penjualan Jelang Ramadan 2026
-
5 Alasan Utama Perdagangan Kripto Berbeda dengan Perdagangan Forex Meskipun Grafik Terlihat Sama
-
Purbaya Sebut Revisi UU P2SK Bisa Perbaiki Gejolak Pasar Saham
-
Rupiah Terpeleset Jatuh Setelah Ada Kabar Misbakhun Jadi Calon Ketua OJK
-
IHSG Tertekan, OJK dan BEI Didorong Perbaiki Kepercayaan Pasar
-
BEI Naikkan Batas Free Float Jadi 15%, 267 Emiten Terancam Delisting Jika Tak Patuh
-
Skandal PIPA Bikin BEI Memperketat Syarat IPO Saham, Model Bisnis Jadi Sorotan
-
Timbunan Sampah Capai 189 Ribu Ton Per Hari, Pemerintah Dorong Program Waste to Energy
-
Asosiasi Emiten Minta Kewajiban Free Float 15 Persen Diterapkan Bertahap