- Polda Metro Jaya menyelidiki kaitan laporan penggelapan oleh Hotman Paris dengan kematian pengacara Rocky Martin Napitupulu.
- Hotman Paris mangkir dari panggilan pemeriksaan polisi pada Jumat, 24 Juli 2026, karena alasan kesehatan.
- Rocky ditemukan tewas terjatuh di apartemen Setiabudi, Jakarta Selatan, dan kasus kematian tidak wajar ini masih didalami polisi.
Suara.com - Polda Metro Jaya mendalami kemungkinan adanya kaitan antara laporan dugaan penggelapan yang dilayangkan pengacara Hotman Paris Hutapea dengan kematian pengacara Rocky Martin Napitupulu. Penyidik kini menelusuri seluruh informasi yang muncul, termasuk dugaan adanya pertemuan antara keduanya sebelum Rocky ditemukan tewas.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan, laporan dugaan penggelapan yang dibuat Hotman terhadap Rocky masih berada pada tahap penyelidikan.
Menurut Budi, penyidik sebenarnya telah menjadwalkan pemeriksaan terhadap Hotman Paris sebagai pelapor pada Jumat (24/7/2026). Namun, yang bersangkutan tidak memenuhi panggilan karena alasan kesehatan.
“Hari ini pihak pelapor, saudara HPH, dipanggil oleh penyidik. Namun yang bersangkutan belum bisa hadir dengan alasan kondisi kesehatan,” ungkap Budi kepada wartawan, Jumat (24/7/2026).
Polisi juga tengah mendalami informasi bahwa sebelum Rocky meninggal dunia diduga sempat bertemu dengan Hotman Paris. Informasi itu menjadi salah satu hal yang ingin diklarifikasi penyidik.
“Ada informasi bahwa sebelum yang bersangkutan mengakhiri hidupnya juga ada pertemuan dengan pelapor. Nah, ini masih kami dalami," katanya.
Saat ditanya apakah laporan dugaan penggelapan tersebut menjadi salah satu faktor yang melatarbelakangi korban mengakhiri hidupnya, Budi menegaskan penyidik belum mengambil kesimpulan.
Sebab penyelidikan mengenai kematian Rocky yang ditemukan tewas setelah terjatuh dari rooftop sebuah apartemen di kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan, masih terus berlangsung.
Penanganan kasus itu dilakukan Polres Metro Jakarta Selatan dan akan disinergikan dengan penyidik yang menangani laporan dugaan penggelapan.
Baca Juga: Kasus Hotman Paris Berlanjut, PWI Serahkan Bukti Tambahan ke Polda Metro Jaya
Polisi juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban dan memastikan akan meminta keterangan dari pihak keluarga untuk melengkapi penyelidikan.
“Kami harus berempati dan tentu pihak keluarga juga akan dimintai keterangan karena kematian ini dianggap tidak wajar,” pungkasnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
-
Dilema Keuangan Anak Muda: Melek Finansial, tapi Masih Andalkan Paylater
-
Buku Tuhan Maha Asyik: Menikmati Perjalanan Spiritual Bersama Sujiwo Tejo
-
4 Rekomendasi HP Mid Range Kamera Mirip iPhone, Hasil Foto Tak Kalah Jernih dan Estetik
-
Wisata Candi Plaosan Kian Bergeliat, UMKM Desa Bugisan Raup Kenaikan Pendapatan 31 Persen
-
Panda Bond Perdana dari Purbaya Laris Manis, Dipesan Investor China hingga Rp 45 Triliun
-
BCA Bidik Pertumbuhan Transaksi Digital di Ultah Blok M, Tebar Banyak Promo
-
Hunian Sehat Makin Dilirik, Industri Kini Terapkan Formula Material Ramah Lingkungan
-
Konten Video Pendek dan Live Streaming Bikin Bisnis UMKM Melejit hingga 135%
-
BNI Jelaskan Inisiatif Orang Tua Percepat Aktivasi PIP