Suara.com - Indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat dibuka naik tipis 0,44 poin seiring dengan sejumlah kinerja emiten di dalam negeri yang positif.
IHSG BEI dibuka naik sebesar 0,44 poin atau 0,01 persen menjadi 4.844,48. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau LQ45 bergerak menguat 0,11 poin (0,23 persen) menjadi 851,55.
"Sentimen positif dari sejumlah kinerja keuangan emiten tahun buku 2015 menjadi salah satu yang menopang IHSG bergerak naik," kata Kepala Riset Universal Broker Indonesia Satrio Utomo di Jakarta, Jumat.
Ia menambahkan bahwa harga minyak mentah dunia yang masih dalam tren penguatan menambah sentimen positif bagi bursa saham di kawasan Asia yang akhirnya juga turut menopang laju indeks BEI.
Terpantau, harga minyak mentah jenis WTI Crude pada Kamis (4/3) pagi ini, berada di level 34,74 dolar AS per barel, naik 0,49 persen. Sementara minyak mentah jenis Brent Crude di posisi 37,09 dolar AS per barel, naik 0,05 persen.
"Sentimen positif dari dalam dan luar negeri itu, diperkirakan bakal membuat IHSG BEI bergerak di kisaran 4.825-4.900 poin dengan potensi naik. Secara teknikal tren naik IHSG akan berakhir jika IHSG pada akhir pekan ini (Jumat, 4/3) gagal ditutup di atas level 4.825 poin," paparnya.
Vice President Research and Analysis Valbury Asia Securities Nico Omer Jonckheere menambahkan bahwa apresiasi mata uang rupiah terhadap dolar AS yang berpotensi berlanjut seiring dengan terus mengalirnya dana pemodal asing ke dalam negeri menambah sentimen positif bagi IHSG.
"Dana investasi langsung asing (foreign direct investment/FDI) diperkirakan terus mengalir ke Indonesia, terutama di sektor riil termasuk infrastruktur," katanya.
Kendati demikian, lanjut dia, pelaku pasar diharapkan tetap mempertimbangkan sentimen teknikal mengingat kenaikan IHSG dalam beberapa hari terakhir ini berpotensi dimanfaatkan sebagian investor saham untuk mengambil posisi ambil untung.
Sementara itu bursa regional, di antaranya indeks Hang Seng naik 138,58 poin (0,69 persen) ke level 20.080,34, dan indeks Nikkei melemah 6,52 poin (0,04 persen) ke level 16.953,64, Straits Times menguat 34,67 poin (1,27 persen) ke posisi 2.822,88.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
- 4 Zodiak Paling Beruntung pada 27 Juni 2026, Siap-siap Jadi Magnet Uang
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
Pilihan
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
Terkini
-
Buruh Kena Pajak Dobel, Said Iqbal Usul 'Potongan' Pencairan JHT Dihapus
-
Heboh Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris, Ini Daftar Pemegang Saham Krakatau Posco
-
Daftar 24 Wamen Rangkap Jabatan di BUMN, Viral Sorotan 'Orang Dekat' Jadi Komisaris
-
Kabar 60.000 Calon Mahasiswa Mundur, Imbas Biaya Kuliah Mahal?
-
Harga Beras Makin Mahal, Program SPHP Pemerintah Tidak Efektif?
-
Krakatau Posco Milik Siapa, Apakah BUMN? Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris
-
Harga Emas Antam Terus Melemah dalam Sepekan, Buyback Anjlok Lebih Dalam
-
Harga Beras Naik saat Cadangan Pemerintah Cetak Rekor Terbesar, Kok Bisa?
-
Harga Cabai Turun Namun Bawang Putih Naik, Ini Penyebabnya
-
Harga Minyak Dunia Turun Drastis Meski AS-Iran Gagal Gencatan Senjata