Suara.com - Indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat ditutup naik tipis sebesar 6,84 poin seiring dengan aksi sebagian pemodal lokal yang cenderung melakukan lepas saham.
IHSG BEI ditutup naik 6,84 poin atau 0,14 persen menjadi 4.850,88. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau LQ45 bergerak melemah 0,95 poin (0,11 persen) menjadi 848,61.
"Laju kenaikan IHSG BEI cenderung tertahan seiring dengan pemodal lokal yang melakukan aksi lepas saham," kata Kepala Riset Universal Broker Indonesia, Satrio Utomo di Jakarta.
Padahal, lanjut dia, sentimen dari bursa saham regional cukup positif di tengah harga minyak mentah dunia yang relatif stabil. Terpantau, harga minyak mentah jenis WTI Crude pada Jumat (4/3) sore ini, berada di level 34,48 dolar AS per barel. Sementara minyak mentah jenis Brent Crude di posisi 36,88 dolar AS per barel.
Ia menambahkan bahwa pelaku pasar saham asing yang masih melanjutkan aksi beli menjadi salah satu yang menopang IHSG BEI. Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia, pelaku pasar saham asing membukukan beli bersih atau "foreign net buy" sebesar Rp306,87 miliar pada perdagangan saham Jumat.
Analis Reliance Securities Lanjar Nafi mengatakan bahwa sebagian investor menilai harga saham di dalam negeri yang sudah masuk dalam area jenuh beli menjadi salah satu faktor yang menahan laju indeks BEI untuk bergerak lebih tinggi.
"Secara teknikal, IHSG membentuk potensi koreksi. Indikator Stochastic menunjukan momentum jenuh beli, sehingga diperkirakan IHSG masih akan bergerak tertahan cenderung melemah di kisaran 4.780-4.900 pada pekan depan," paparnya.
Sementara itu, tercatat frekuensi saham di BEI mencapai 244.264 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 4,52 miliar lembar saham senilai Rp4,25 triliun. Efek yang bergerak naik sebanyak 178 saham, turun 113 saham, dan yang bergerak stagnan atau tidak bergerak nilainya sebanyak 103 saham.
Bursa regional, di antaranya indeks Hang Seng naik 234,94 poin (1,18 persen) ke level 20.176,70, dan indeks Nikkei menguat 54,62 poin (0,32 persen) ke level 17.014,78, Straits Times menguat 49,38 poin (1,77 persen) ke posisi 2.837,00. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
Terkini
-
Heboh Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris, Ini Daftar Pemegang Saham Krakatau Posco
-
Daftar 24 Wamen Rangkap Jabatan di BUMN, Viral Sorotan 'Orang Dekat' Jadi Komisaris
-
Kabar 60.000 Calon Mahasiswa Mundur, Imbas Biaya Kuliah Mahal?
-
Harga Beras Makin Mahal, Program SPHP Pemerintah Tidak Efektif?
-
Krakatau Posco Milik Siapa, Apakah BUMN? Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris
-
Harga Emas Antam Terus Melemah dalam Sepekan, Buyback Anjlok Lebih Dalam
-
Harga Beras Naik saat Cadangan Pemerintah Cetak Rekor Terbesar, Kok Bisa?
-
Harga Cabai Turun Namun Bawang Putih Naik, Ini Penyebabnya
-
Harga Minyak Dunia Turun Drastis Meski AS-Iran Gagal Gencatan Senjata
-
5 Orang Meninggal, Pelatihan Militer KDMP Dikecam: Dampak Buruk ke Manajemen Koperasi