Suara.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Sudirman Said enggan menjawab pertanyaan tentang pengembangan Blok Masela yang kini tengah menjadi perbincangan banyak pihak.
"Saya nggak mau jawab kalau soal Blok Masela, kalau tanya yang lain saya baru mau jawab," kata Sudirman Said saat ditemui di gedung DPR, Senayan, Jakarta Selatan, Selasa (8/3/2016).
Seperti diberitakan sebelumnya, pengembangan Blok Masela dalam beberapa bulan terakhir menarik perhatian masyarakat lantaran muncul perdebatan antara Menteri ESDM Sudirman Said dan Menko Kemaritiman Rizal Ramli terkait teknologi yang akan dipakai, apakah kilang di laut (offshore) atau kilang darat (onshore).
Sudirman Said sempat menuding koleganya di pemerintah sering mengganggu kinerja Kementerian ESDM dalam mengambil keputusan.
Presiden Joko Widodo sendiri sampai sekarang belum memutuskannya.
Presiden menegaskan pemerintah akan mengambil keputusan soal Blok Masela pada 2018.
"Ini kan membutuhkan proses yang panjang, sampai saat ini masih dilakukan penelitian. Kita juga memberikan kesempatan kepada investor untuk masuk," kata Jokowi pekan lalu.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
3 Emiten Lolos Pemotongan Kuota Batu Bara, Analis Prediksi Peluang Untung
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
Terkini
-
Bank Indonesia Selidiki Cacahan Uang Rupiah yang Dibuang di TPS Liar Bekasi
-
Terungkap Penyebab Indonesia Masih Tertinggal dari Malaysia untuk Perbankan Syariah!
-
OJK Perkuat Pengawasan Perbankan Hadapi Kompleksitas dan Digitalisasi
-
Genjot Daya Saing Daerah, Arsitek Lanskap Dorong Infrastruktur Hijau
-
Ekonom PEPS: Kriminalisasi Sengketa Bisnis Hambat Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
-
Harga Emas dan Buyback di Pegadaian Naik, Galeri 24 dan UBS Kompak Meroket
-
Harga Emas Melemah Setelah Sempat Kembali ke Level 5.000 Dolar AS
-
Cara Update Data Desil DTKS 2026 Agar Dapat Bansos
-
Apa Itu 'Saham Gorengan'? Ramai Dibahas Imbas Kasus PIPA dan MINA
-
3 Emiten Lolos Pemotongan Kuota Batu Bara, Analis Prediksi Peluang Untung