Suara.com - Kepala Satuan Kerja Khusus Minyak dan Gas Amien Sunaryadi meminta pemerintah segera memutuskan plan of development Blok Masela. Dengan demikian final investment decisions bisa dilaksanakan pada 2018.
"Kalau semakin lama, cuma ribut-ribut terus, masyarakat Maluku akan semakin lama terima uangnya. Kalau PoD-nya selesai di 2018, kan produksinya 2024 sudah bisa dinikmati. Kalau mundur terus ya produksinya juga pasti akan mundur," kata Amien Dewan Perwakilan Daerah, Senayan, Jakarta Selatan, Senin (7/3/2016).
Ia juga menjabarkan dampak positif dan negatif yang akan ditimbulkan kalau pemerintah lambat mengambil keputusan apakah menggunakan teknologi pengembangan pembangunan kilang di laut (offshore) atau pembangunan kilang di darat (onshore).
Jika pemerintah memilih teknologi onshore, kontraktor akan membutuhkan waktu untuk mempelajari kembali hal-hal yang berkaitan dengan pembangunan fasilitas melalui onshore sehingga POD akan molor ke tahun 2019.
"Sementara itu, FID juga akan mundur tiga tahun dari target yang direncanakan, dan baru bisa beroperasi di tahun 2027. Kalau onshore kami pastikan kontraktor akan butuh waktu untuk berpikir lagi. Dia akan lakukan revisi POD paling cepat 2019. Nanti FID mundur lagi 3 tahun, 2027 baru produksi," kata dia.
Tapi, dia akan mendukung apapun yang diputuskan Presiden Joko Widodo. Keputusan pengembangan Blok Masela berada di tangan Presiden.
"Pokoknya kami mendukung apa yang terbaik dan terbaik juga untuk warga Maluku. Kalau nunggu tahun 2025 baru ada duit, berarti rakyat Maluku kasihan dong? Saya gak mau itu, makanya SKK Migas sudah firm, merekomendasikan FLNG 7,5 MTPA," kata Amien.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Rupiah Ambruk Karena Kondisi Fiskal, Panda Bond dan Swap Currency Tak Selesaikan Masalah
-
Fundamental Terjaga, Tugu Insurance Bukukan Laba Rp265,62 Miliar di Kuartal I-2026
-
Investor Masih Kabur saat IHSG Menguat? Rupiah Kuncinya
-
Bahlil Mau Terapkan Skema Bagi Hasil Migas di Sektor Pertambangan
-
Ada Pejabat Baru di Lingkungan Kementerian ESDM, Ini Daftarnya
-
Pengamat Ingatkan Efek Pelemahan Rupiah Bikin APBN Berdarah-darah
-
Bahlil Fokus Ganti LPG 3 Kg ke CNG, Berapa Harga Jualnya?
-
Dirikan Learning Center di Fakultas Pertanian UGM, Wujud Kepedulian BRI terhadap Pendidikan
-
Rupiah Turun Terus, Purbaya Siapkan Dana Stabilisasi Obligasi
-
Pengamat: Aturan Soal Migas Jadi Biang Kerok Rupiah Terus Jeblok