Suara.com - Banyak arsitek di dunia yang terus berinovasi merancang bangunan yang tidak biasa. Imajinasi yang ada di dalam pikiran pun dituangkan menjadi karya arsitektur yang kreatif dan unik.
Seperti gedung pencakar langit berbentuk ular kobra yang dirancang oleh arsitek asal Rusia bernama Vasily Klyukin. Ide membangun gedung berbentuk ular kobra tentu sangat berbeda. Ular kobra yang menyeramkan malah jadi inspirasi bangunan.
Ide tersebut tentu sangat berani. Meski terkesan menyeramkan, namun ternyata tampilan bangunan yang diberi nama “Asian Cobra Tower” ini terlihat keren. Rancangan ini pun langsung dibicarakan di seluruh dunia.
Fasad gedung Asian Cobra Tower menyerupai ular kobra yang siap menerkam mangsanya. Pada bagian dasarnya, gedung terlihat seperti tubuh ular yang melingkar, sementara pada bagian atapnya seperti kepala ular yang dalam posisi tegak dan bersiap mematok mangsanya dengan mulut terbuka yang menunjukkan gigi taringnya.
Vasily Klyukin berharap ia bisa menemukan investor untuk merealisasikan idenya ini. Dalam desainnya, di dalam bagian bangunan yang berbentuk tubuh ular akan difungsikan sebagai perkantoran dan apartemen. Kemudian pada bagian kepalanya difungsikan sebagai klub malam dan restoran yang menawarkan pemandangan kota dari atas ketinggian.
Selain itu, gedung Asian Cobra Tower dirancang dengan perpaduan warna hitam dan emas agar terkesan elegan. Saat cahaya matahari menyinari gedung ini, maka gedung akan terlihat berwarna hitam dan putih. Namun di malam hari, gedung akan menyala dan berkelap-kelip mengeluarkan cahaya yang menarik perhatian.
| Published by Rumahku.com |
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Beredar 24 Nama Terseret Kasus BGN, Kuasa Hukum Sony Sonjaya: Nama Itu Sudah Diserahkan ke Penyidik
Pilihan
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
Terkini
-
KRL hingga Whoosh Jadi Andalan KAI Tekan Emisi Karbon
-
Jika Produksi Masih Kurang, ESDM Beri Kesempatan Perusahaan Tambang Revisi RKAB
-
Pemerintah Batal Naikkan Harga Minyakita
-
DJP Klaim Aturan Baru PPh Final Bikin UMKM Naik Kelas, Bukan Bebani Administrasi Pajak
-
BRI: Stabilitas Pasar Terjaga, Komitmen Jaga Kinerja dan Nilai Jangka Panjang Pemegang Saham
-
Purbaya Mau ke China & Inggris Minggu Depan demi Perkuat Nilai Tukar Rupiah
-
Danantara Sumberdaya Indonesia Urus Ekspor RI Tahun Depan, Bagaimana Nasib Bea Cukai?
-
BRI Siapkan Buyback Saham hingga Rp500 Miliar, Tunjukkan Keyakinan pada Prospek Jangka Panjang
-
IHSG Tembus Level 6.000, DSSA dan BUMi Jadi Jagoan
-
Free Float Seret, FPNI Belum Kantongi Strategi Pasti Penuhi Ketentuan BEI