Suara.com - Tren industri e-commerce di Indonesia kini tengah mengalami pertumbuhan yang sangat pesat, dan diyakini akan terus meningkat dalam beberapa tahun mendatang. Bahkan pertumbuhan e-commerce yang tinggi tersebut diprediksi dapat menempatkan Indonesia sebagai salah satu kekuatan ekonomi digital terbesar di dunia, khususnya di kawasan Asia Tenggara.
Sebagai bentuk partisipasi dan dukungan terhadap pertumbuhan e-commerce tersebut, Indonesia E-Commerce Association (idEA) dan Dyandra Promosindo menghelat salah satu ajang e-commerce terbesar di Indonesia bertajuk Indonesia E-Commerce Summit and Expo (IESE) mulai dari kemarin, Rabu (27/4/2016) hingga Jumat (29/4/2016) di Indonesia Convention & Exhibition (ICE), Jakarta.
Sehubungan dengan hal tersebut, sebagai salah satu bentuk komitmen dan dukungannya terhadap pertumbuhan industri e-commerce di tanah air terutama terkait dengan solusi dan teknologi pembayaran yang aman dan nyaman, MasterCard ikut berpartisipasi dalam ajang ini dengan memberikan live demo, edukasi serta berbagi informasi mengenai salah satu layanan/teknologi MasterCard terkini, yakni MasterPass.
Tommy Singgih, Director, MasterCard Indonesia mengatakan MasterCard sangat bangga dapat menjadi bagian dari ajang e-comerce terbesar di Indonesia dan ikut berpartisipasi untuk bersama-sama mengedukasi masyarakat luas mengenai potensi industri e-commerce Indonesia yang masih cukup besar. "Kami mengucapkan selamat kepada idEA atas terselenggaranya acara perdana IESE ini dan berharap acara ini dapat terus berlangsung di tahun-tahun berikutnya sebagai wadah bagi lebih dari ribuan pelaku bisnis e-commerce di Indonesia yang ingin mencari tahu informasi mengenai perkembangan bisnis serta untuk melakukan business networking dengan seluruh pihak yang terkait dalam bisnis e-commerce,” kata Tommy dalam dalam keterangan resmi, Rabu (27/4/2016).
Teknologi pembayaran terkini dari MasterCard, yakni MasterPass merupakan sebuah platform digital yang memungkinkan para pemegang kartu MasterCard untuk merasakan sebuah pengalaman berbelanja online yang berbeda melalui dompet digital (digital wallets) yang dapat diakses secara global melalui jaringan MasterPass. Kegiatan edukasi dan sharing informasi ini sejalan dengan hasil survei MasterCard Mobile Shopping yang menyatakan bahwa konsumen di Asia Pasifik kini telah menggunakan teknologi-teknologi mobile baru di mana satu dari lima orang konsumen (19,5 persen) telah menggunakan dompet digital, atau meningkat dua kali lipat dibandingkan dua tahun lalu (9,7 persen).
Di Indonesia sendiri, pertumbuhan penggunaan smartphone untuk berbelanja online mencapai 55,5 persen, atau naik dari tahun sebelumnya yang baru mencapai 54,9 persen. “Pertumbuhan e-commerce dan penggunaan teknologi pembayaran terbaru melalui smartphone tersebut menunjukkan bahwa seiring dengan perkembangan zaman, orang-orang akan terus mencari sebuah cara pembayaran baru yang lebih nyaman dan dapat dilakukan kapan saja. Oleh karena itu, MasterCard, bersama-sama dengan para mitra strategis, akan terus berinovasi untuk memberikan pengalaman pembayaran yang tidak hanya lebih mudah dan nyaman, namun juga memberikan rasa aman bagi para pemegang kartu MasterCard saat berbelanja dan bertransaksi online,” tutup Tommy Singgih.
Berita Terkait
-
5 HP dengan Baterai 6000 mAh Cuma Rp1 Jutaan, Awet Seharian Tanpa Khawatir Lowbat
-
Tak Boleh Asal, Pedagang Harus Punya NIB Jika Mau Jualan di E-Commerce
-
Samsung Galaxy A57 5G Resmi di Indonesia, HP dengan Kamera Mumpuni dan Baterai Tahan Lama
-
Media Sosial, Tren, dan Paylater: Kolaborasi "Epik" Gaya Hidup Konsumtif
-
5 Cara Menghilangkan Iklan di HP Android agar Lebih Nyaman dan Bebas Gangguan
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Guncangan Ekonomi Imbas Perang Belum Reda, BI Waspada Dampaknya Pada Masyarakat
-
Penerimaan Pajak Tembus Rp 940,31 Triliun di Pertengahan Juni 2026, Naik 23,4%
-
Pakar Sorot Masalah RAPBN 2027: Anggaran K/L Tercekik Demi Program Prioritas
-
Kejar Transaksi Ritel, CIMB Niaga Terus Pepet Kalangan Gen Z
-
Kebun Sawit PTPN Dijarah, Negara Rugi Rp62,6 Miliar
-
Pasokan Aman, Bahlil Sebut Jangan Salahkan Batu Bara, Itu Teknis PLN
-
Indonesia dan Italia Sepakat Kerja Sama Pengembangan Kapal Angkatan Laut
-
Perum Bulog Hadir di Penas Petani Nelayan 2026 Gorontalo untuk Wujudkan Swasembada Pangan
-
Gaji Rp14 Juta Bisa Beli Rumah Subsidi Bebas Pajak! Simak Aturan Terbarunya
-
Usut Kasus Kredit Fiktif Rp15,47 Miliar, OJK Sita 41 Properti Terkait BPRS Gebu Prima Medan