Wakil ketua DPR RI dari Fraksi Demokrat, Agus Hermanto berharap, beberapa Kementerian yang ada hubungannya dengan kenaikan harga pangan bisa saling bersinergi menanggulangi lonjakan harga pangan di bulan Ramadan.
"Semua harus betul-betul bersatu padu untuk menguatkan masalah kenaikan harga pangan," kata Agus, di gedung Nusantara III, DPR, Jakarta, Senin (6/6/2016).
Menurut Agus, Bulog sebagai institusi yang diharapkan sebagai penyangga kebutuhan pangan pun tidak bekerja secara maksimal.
"Memang, dalam hal ini pangan, ada institusi kita BUMN, Bulog yang pada waktu itu diharapkan untuk bisa menyangga kebutuhan pangan, namun memang Bulog kenyataannya tidak bisa bekerja secara maksimal," tutur Agus.
Sebab itu, Agus melihat penting kiranya beberapa Kementerian terkait untuk meningkatkan kualitas serta integritas untuk menanggulangi kenaikan harga-harga pangan.
"Sehingga memang, ini juga harus betul-betul dikeluarkan, harus betul didorong dan diperlukan kapabilitas yang tinggi dari masing-masing Kementerian. kementerian ini sangat diperlukan mempunyai kapabilitas yang tinggi untuk bagaimana menghadapi masalah kenaikan-kenaikan ini," tutup Agus.
Saat ini, Agus bersama Ketua DPR RI, Ade Komarudin sedang dalam perjalanan menuju Kabupaten Bekasi. Tujuannya adalah untuk meninjau langsung harga-harga pangan yang ada di beberapa pasar tradisional di Kabupaten Bekasi.
Berita Terkait
-
Harga Pangan Hari Ini: Bawang hingga Cabai Kompak Naik, Beras dan Minyak Goreng Ikut Terkerek
-
Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit Anjlok, Kenapa Bawang Merah Masih Mahal?
-
Harga Pangan Nasional 4 Mei 2026: Bawang Merah Tembus Rp52.700/Kg, Cabai dan Gula Ikut Meroket
-
Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit Tembus Rp60.000 per Kg, Telur Ayam Rp31.000
-
Harga Pangan 1 Mei 2026 Cabai Rawit Merah Tembus Rp84.000/Kg, Bawang Merah dan Beras Ikut Meroket
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
BPS: Ibu Hamil di Indonesia Timur Hadapi Risiko Kematian Jauh Lebih Tinggi
-
Masih Didorong Pertumbuhan Ekonomi, IHSG Merangkak Naik ke Level 7.100 di Sesi I
-
Netzme Jadi Pelopor QRIS Antarnegara dengan China
-
Pertamina Perkuat Kolaborasi Global untuk Dongkrak Produksi Migas Nasional
-
Diam-diam Danantara Beli Saham GOTO, Nilai Transaksinya Dirahasiakan
-
Berapa Besaran Pesangon PHK Menurut UU Cipta Kerja? Pahami Komponen dan Cara Menghitungnya
-
Trump Lontarkan Sinyal Damai dengan Iran saat Cadangan Minyak AS Merosot Tajam
-
BSI Tunjuk Bos Besar MUI jadi Komisaris, Dulu Pernah Kritik Prabowo Agar Keluar dari BoP
-
OJK Bongkar Penipuan di Tren Event Olahraga, Ini Modusnya
-
Banjir Impor Baja Murah asal China, Krakatau Osaka Steel Resmi Umumkan Kebangkrutan