Pemerintah melalui Tenaga Ahli Menteri Bidang Pembangunan Regional Kemenko Maritim, Bambang Susanto Priyohadi mengaku takut jika Labuan Bajo akan dipadati penduduk dalam beberapa tahun ke depan.
Pasalnya, saat ini pemerintah tengah gencar melakukan pembangunan infrastruktur di Labuan Bajo dan Pulau Komodo untuk mendatangkan wisatawan mancanegara.
"Diperkirakan, dengan adanya perbaikan infrastruktur ini sekitar 30 persen masyarakat dari luar daerah akan masuk ke Labuan Bajo atau Pulau Komodo," kata Bambang saat diskusi di kantor Kemenko Maritim, Jakarta Pusat, Kamis (23/6/2016).
Ia juga menjelaskan, prediksi tersebut lantaran, Labuan Bajo dan Pulau Komodo saat ini sangat mudah untuk mencari uang karena sudah terlalu banyak tempat makan dan perhotelan di lokasi tersebut.
"Disana ada 15 hotel, spot wisatanya banyak. Terus wisata kuliner banyak, nah ini bisa memicu perpindahan penduduj," katanya.
Untuk mengatasi masalah tersebut, Bambang mengaku pemerintah akan menghentikan pembangunan di Pulau Komodo. Untuk menjaga kelestarian lingkungan.
"Ini kan taman nasional, jadi harus dilindungi. Nanti komodonya pada lari," tegasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
-
KPK Amankan Uang Ratusan Juta Rupiah Saat OTT di Depok
-
KPK Gelar OTT Mendadak di Depok, Siapa yang Terjaring Kali Ini?
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
Terkini
-
Moody's Turunkan Outlook Peringkat Indonesia ke Negatif
-
BCA Wanti-wanti Gen Z: Hati-hati Beli Rumah Pakai KPR
-
Purbaya Datangi Perusahaan China Pengemplang Pajak, Rugikan Negara hingga Rp 5 T
-
Kecelakaan Maut di IUP Bukit Asam, Kementerian ESDM Terjunkan Tim Investigasi
-
Sempitnya Peluang Ekonomi RI, Saat Gelar Sarjana 'Keok' oleh Lulusan SD
-
Pertumbuhan Ekonomi RI 2025 Cuma 5,11 Persen, Purbaya Akui Tak Sesuai Janji
-
Juda Agung Bocorkan Tugas dari Prabowo usai Dilantik Jadi Wamenkeu Baru Pendamping Purbaya
-
Latar Belakang Juda Agung: Wamenkeu Baru Pernah Jabat Direktur IMF
-
7 Rekomendasi Dompet Digital Terbaik untuk Transaksi dari Luar Negeri
-
Dear Pak Prabowo! 23 Juta Rakyat RI Hidup Miskin, Mayoritas di Pulau Jawa