Suara.com - Masak sih, ada bahaya memiliki utang? Negara saja berutang lho. Bahkan Amerika yang dikenal superkuat itu juga punya utang di mana-mana. Betul, utang itu adalah salah satu roda penggerak ekonomi negara. Juga manusia individu yang tinggal di dalamnya. Artinya, secara hakikat utang itu gak buruk, meski sebisa mungkin dihindari.
Yang bikin bahaya memiliki utang justru yang punya utang itu sendiri. Entah itu utang kartu kredit, utang modal usaha ke bank, atau utang nasi warteg, wajib dibayar. Tapi, dasar manusia, ada saja yang gegabah dalam memutuskan berutang. Padahal kewajiban orang punya utang itu gede banget.
Utang bakal membahayakan hidup jika situasi di bawah ini terjadi:
1. Utang tanpa rencana
Malem mingguan aja direncanain. Masak, utang gak pakai rencana? Sedikitnya ada 2 komponen yang mesti masuk dalam rencana utang:
- Mau utang berapa besar
- Sanggup bayar lunas berapa lama
Gede-kecilnya utang bergantung pada kebutuhan dan kemampuan finansial kita. Begitu juga soal tenor alias periode pelunasan. Lihat berapa banyak yang bisa kita sisihkan dari pemasukan tiap bulan. Pastikan keuangan gak morat-marit hanya buat bayar utang.
2. Utang jadi tabungan
Aneh, tapi nyata. Ada yang memperlakukan kartu kredit dan kartu debit sama. Padahal namanya saja udah beda. Saldo kartu debet bergantung pada jumlah tabungan kita di bank terkait. Sedangkan saldo kartu kredit tergantung limit alat bayar tersebut.
Kalau bayar pakai kartu debit, otomatis duit di tabungan berkurang. Tapi gak kalau kartu kredit. Sekali gesek, berarti beban tagihan bertambah. Dan tagihan itu kudu dilunasi tepat waktu, gak menguap dengan sendirinya.
Ada juga yang pakai utang buat foya-foya. Beli ini-itu dari duit utangan. Giliran datang tagihan, puyeng sendiri.
3. Utang buat lunasin utang
Gali lubang tutup lubang ini namanya. Cari utang baru buat lunasin utang lama. Iya, utang lunas. Tapi muncul beban utang anyar. Mau hidup dengan cara begini terus? Sampai kapan? Kasihan keluarganya yang nanti dikejar kalau kita udah mati.
4. Utang dibawa lari
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Investor Migas Makin Percaya Indonesia, Proyek Bukit Panjang Masuk Tahap Fabrikasi
-
Bahlil Ungkap 5.700 Desa Masih Gelap, Pemerintah Gelontorkan Rp10,3 Triliun untuk Listrik Desa
-
Kabar Baik Pencari Kerja! Kemnaker Buka Pelatihan Gratis untuk 20.000 Peserta, Daftar hingga 9 Juli
-
Masuk Fortune Southeast Asia 500 2026, Hutama Karya Perkuat Kiprah sebagai BUMN Konstruksi Terkemuka
-
Beralih ke Jargas Hemat Biaya Energi hingga 33 Persen, Pemerintah Tambah 160 Ribu Sambungan Baru
-
Tahun Emas ke-50, Darya-Varia Berkinerja Tangguh dan Komitmen pada Pertumbuhan Berkelanjutan
-
Pasokan Batubara PLTU Jawa Mulai Pulih, PLN Kini Kejar Perbaikan Dua Pembangkit
-
Bulog Buka Suara soal Dugaan Korupsi Beras Wamena, Pastikan Distribusi Pangan Tetap Aman dan Stabil
-
Kabar Baik bagi MBR! Menteri PKP Pastikan Bunga KPR FLPP Tetap 5 Persen, Meski BI Rate Naik
-
Polemik MBG Saat Libur Sekolah, Gapembi Kritik BGN