Country General Manager Rumah123.com, Ignatius Untung mengatakan pasar penjualan rumah secara online (daring) masih sangat menggiurkan. Kondisi industri properti yang secara umum di Indonesia lesu, tak berpengaruh besar terhadap penjualan rumah secara online, termasuk bagi Rumah123.com.
"Saya kira ada perubahan perilaku pembelian rumah (shifting) dari yang meninjau langsung menjadi banyak yang melalui online. Apalagi selama ini kami banyak menyasar segmen pembeli muda usia 24-30 tahun," kata Untung dalam wawancara di Jakarta, Rabu (20/7/2016).
Untung menegaskan tahun 2015 lalu, Rumah123.com mampu mencatatkan penjualan properti secara keseluruhan Rp624 triliun. Jumlah ini mengalami lonjakan fantastis dibanding tahun 2014 yang baru mencapai Rp300 triliun. "Pertumbuhan penjualan kami diatas 30 persen pada tahun lalu," ujar Untung.
Untung optimis tahun ini pihaknya akan mampu mencatatkan pertumbuhan penjualan hingga mencapai Rp800 triliun. Apalagi Rumah123.com lebih banyak bermain di penjualan rumah tipe sekunder dengan harga dibawah Rp300 juta. Segmen ini banyak disasar pembeli usia muda untuk rumah pertama. "Segmen ini tidak terpengaruh perlambatan industri properti," jelas Untung.
Keyakinan Untung semakin besar mengingat pada 8-11 September 2016, Rumah123.com akan kembali menggelar pameran tahunannya yang dikenal dengan nama “Jakarta Property Week 2016”. Acara ini akan mengambil tempat di Kartika Expo, Balai Kartini Jakarta. Acara ini akan diikuti 120 developer. Tahun lalu, ajang JPW 2015 mampu mencatatkan penjualan properti senilai Rp200 miliar. "Tahun ini kami targetkan bisa lebih dari tahun lalu," tutup Untung.
Rumah123.com merupakan salah satu situs properti terkemuka di Indonesia yang merupakan bagian dari iProperty Group. iProperty Group sendiri adalah salah satu portal properti terbesar di Asia yang beroperasi di Indonesia, Malaysia, Singapura, Hong Kong, Macau dan Thailand. iProperty Group tercatat di Bursa Saham Australia (ASX) dan dimiliki lebih dari 20 persen sahamnya oleh REA Group, portal property terbesar di dunia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Hati-hati! Pinjol Ilegal Masih Marak, Incar Puluhan Ribu Korban
-
Aturan Baru DHE SDA Berlaku 1 Juni 2026, Devisa Eksportir Wajib Disimpan di Bank Negara
-
Purbaya Mau Terbitkan Panda Bond di China Demi Perkuat Rupiah
-
Kurs Rupiah Hari Ini Menguat ke Rp17.388, Dolar AS Tertekan Sentimen Global
-
Purbaya Minta Investor Segera Serok Saham RI, Jamin Bakal Untung Banyak
-
IHSG Masih Perkasa di Awal Perdagangan, Betah di Level 7.000
-
OJK Denda Rp85,04 Miliar ke 97 Pelaku Pasar Modal, Investor RI Tembus 26,49 Juta
-
BI Perketat Syarat Beli Dolar AS, Ini Strategi Terbaru Penguatan Rupiah
-
BNI Ingatkan Nasabah Jaga Data Sensitif, Waspadai Modus Penipuan Digital
-
Harga Emas Antam Mulai Naik, Hari Ini dibanderol Rp 2,79 Juta/Gram