Otoritas Jasa Keuangan menyatakan 18 bank telah selesai meneken kontrak untuk menjadi bank "gateway" atau bank persepsi penampung dana repatriasi amnesti pajak, termasuk di dalamnya nama baru yakni PT. Bank Tabungan Negara Persero (BTN) Tbk.
"Sebelumnya kan baru empat yang tanda tangan, kemarin, saat di Semarang bertambah menjadi 18," kata Ketua Dewan Komisioner OJK Muliaman Hadad di Jakarta, Rabu (10/8/2016).
Muliaman mengatakan tidak tertutup kemungkinan jumlah bank persepsi akan bertambah. Saat ini perbankan yang belum terdaftar sebagai bank persepsi, namun menunjukkan minat untuk menjadi penampung dana repatriasi dan tebusan amnesti pajak tersebut.
Saat ini, ujar dia, pihaknya sedang menyusun kriteria bagi bank-bank lainnya yang ingin menjadi bank persepsi. Namun, Muliaman masih enggan mengungkapkan kriteria tersebut.
"Selain dari bank, banyak dari teman-teman Manajer Investasi (MI) lainnya yang ingin banyak masuk," paparnya.
Selain 18 bank, sebanyak 18 Manajer Investasi dan 19 Perantara Pedagang Efek juga, kata Muliaman sudah ditetapkan sebagai "gateway" dana repatriasi amnesti pajak.
Berikut daftar "gateway" dana repatriasi amnesti pajak : Perbankan : 1. Citibank N.A 2. Bank Bukopin 3. Bank Central Asia 4. Bank CIMB Niaga 5. Bank Danamon Indonesia 6. Bank DBS Indonesia 7. Bank Mandiri 8. Bank Maybank Indonesia 9. Bank Mega 10. Bank Negara Indonesia 11. Bank Pan Indonesia 12. BPD Jabar & Banten 13. Bank Permata 14. Bank Rakyat Indonesia 15. Bank Syariah Mandiri 16. Bank UOB Indonesia 17. Bank Tabungan Negara 18. The Hongkong and Shanghai Bangking Corporation Manajer Investasi : 1. PT Ashmore Asset Management Indonesia 2. PT Bahana TCW Investment Management 3. PT Batavia Prosperindo Aset Manajemen 4. PT BNI Asset Management 5. PT BNP Paribas Investment Partners 6. PT Bowsprit Asset Management 7. PT Ciptadana Asset Management 8. PT Danareksa Investment Management 9. PT Eastspring Investments Indonesia 10. PT Indosurya Asset Management 11. PT Mandiri Manajemen Investasi 12. PT Manulife Aset Manajemen Indonesia 13. PT Panin Asset Management 14. PT PNM Investment Management 15. PT Syailendra Capital 16. PT Schroder Investment Management Indonesia 17. PT Sinarmas Asset Management 18. PT Trimegah Asset Management Perantara Pedagang Efek : 1. PT Bahana Securities 2. PT BNI Securities 3. PT CIMB Securities Indonesia 4. PT CLSA Indonesia 5. PT Daewoo Securities Indonesia 6. PT Danpac Sekuritas 7. PT Indo Premier Securities 8. PT Mandiri Sekuritas 9. PT Mega Capital Indonesia 10. PT MNC Securities 11. PT Pacific Capital 12. PT Panin Sekuritas 13. PT Panca Global Securities 14. PT Pratama Capital Indonesia 15. PT RHB Securities Indonesia 16. PT Sinarmas Sekuritas 17. PT Sucorinvest Central Gani 18. PT Trimegah Sekuritas Indonesia 19. PT UOB Kay Hian Securities. (Antara)
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Dugaan Dikerahkan Kawal Demo, Apakah Komcad Dapat Gaji dan Tunjangan?
-
Pemerintah Janji Stok Pupuk Nasional Aman, Zulhas: Kopdes Jadi Penyalur
-
DPR Apresiasi Langkah Baru Bank Indonesia Perkuat Nilai Rupiah
-
Foto e-KTP Jelek Bisa Diganti? Ini Aturan dan Syarat Resminya
-
Dasco Dukung Gebrakan 'Dedolarisasi' BI: Transaksi Triliunan ke China Cukup Pakai QRIS
-
Tiket Pesawat Mahal! Pengamat Bongkar Anomali Pajak 'Tersembunyi'
-
Harga Bawang dan Beras Kompak Naik, Minyak Goreng Ikut Makin Mahal
-
Pertamax Naik, Ojol: Saya Dari Awal Pakai Pertalite
-
Pegadaian Gelar LEXIS 2026 untuk Hadapi Transformasi Hukum Pidana Nasional
-
Penjelasan Dugaan Manipulasi Eskpor CPO Grup Salim, Mengapa Maybank Ikut Diperiksa?