Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Darmin Nasution, hari ini memanggil Menteri Badan Usaha Milik Negara, Rini Soemarno ke kantornya.
Pemanggilannya tersebut guna membahas beberapa rencana kerja BUMN termasuk terkait rencana Holding BUMN.
"Banyak yang dibahas, soal gas, Holding BUMN dan banyak hal," kata Rini saat ditemui di kantor Kemenko Perekonomian, Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Kamis (11/8/2016).
Ia pun menargetkan, pembentukkan Holding BUMN ini dapat terealisasi di tahun 2016. Sedikitnya ada lima sektor BUMN yang akan digabung tahun ini, yakni di sektor minyak dan gas (energi), pertambangan, jalan tol, jasa keuangan, dan perumahan.
"Saat ini sedang dikerjakan Deputi Kementerian BUMN Bidang Restrukturisasi dan Pengembangan Usaha Kementerian BUMN pak Aloy. Nanti ditunggu saja perkembangannya," katanya.
Ia pun berharap, dengan adanya penggabungan BUMN ini bisa menambah pendanaan dan meningkatkan kinerja BUMN lebih baik lagi.
"Jadi bukan kuantitas saja, tapi kualitas yang diberikan ke masyarakat bisa lebih baik," kata Rini.
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
- Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
Pilihan
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
Terkini
-
Divonis Praktikkan Kartel Bunga, Pinjol Adakami dan Asetku Didenda Ratusan Miliar
-
KPPU Nyatakan 97 Pinjol Terbukti Lakukan Praktik Kartel, Jatuhkan Denda Rp755 Miliar
-
Orang Singapura Heran, Kok Bisa Harga BBM di Indonesia Stabil?
-
Krisis Energi Global, Menteri Bahlil Garansi: Kita Tidak Impor Solar, Bensin Hanya 50 Persen
-
Dukung Program Pemerintah, Kinerja BSI Solid Awal 2026
-
HIPMI Minta Penerapan Kebijakan Bea Keluar Batu Bara Diterapkan Fleksibel
-
Geopolitik Memanas, Pemerintah Klaim Ekonomi RI Tetap Tangguh
-
Tol Solo-Jogja Padat, Lalu Lintas Tembus 403 Ribu Kendaraan
-
Industri Kretek RI Terancam Punah Gegara Kebijakan Ini
-
Purbaya Akui Coretax Aneh dan Salah Desain, Curiga Sengaja Dibuat Kusut