Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan pihaknya akan menaikkan kelas Bandara H.AS. Hanandjoeddin Tanjung Pandan Belitung menjadi Bandara Internasional untuk mendukung percepatan realisasi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata Belitung. Hal tersebut disampaikannya untuk menanggapi permintaan Menteri Pariwisata, Arief Yahya agar Bandara Hanandjoedin dijadikan bandara internasional saat berdialog dan menyampaikan keterangan kepada pers bersama Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Rustam Efendi dan Bupati Belitung di Pantai Tanjung Binga, Bangka Belitung, Jumat (2/9/2016).
"Semua yang kita lakukan tidak boleh sia-sia, harus bermanfaat untuk kepentingan masyarakat banyak, termasuk KEK Pariwisata ini," ujar Menhub
Untuk itu lanjut Menhub, pihaknya akan mengerahkan segala daya upaya agar dapat mendorong percepatan realisasi KEK Pariwisata Belitung. Salah satunya adalah dengan mengembangkan Bandara Hanandjoeddin menjadi bandara internasional untuk menarik turis-turis asing langsung mengunjungi Belitung.
"Kita berinisiatif untuk sesegera mungkin menjadikan bandara ini bandara internasional," kata Menhub.
Dirinya berharap pada tahun baru 2017 bandara internasional H. AS. Hanandjoeddin Tanjung Pandan Belitung sudah terwujud. Untuk mencapai hal itu pihaknya akan mengembangkan, memperbarui dan mempercantik lagi kondisi bandara saat ini. "Nanti akan kami kembangkan dan poles lagi bandaranya supaya sesuai standar bandara internasional," pungkas Menhub.
Berita Terkait
-
Pemasukan dari Wisata Bahari Indonesia Baru 1 Miliar Dolar AS
-
Jokowi akan Groundbreaking Pembangunan Bandara Baru Yogyakarta
-
Ini Infrastruktur yang akan Dibangun Bagi Pariwisata Danau Toba
-
Landasan Pacu Bandara Silangit & Bandara Sibisa Diperpanjang
-
Jokowi Akui Industri Pariwisata Terbanyak Serap Tenaga Kerja
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Dirjen Pajak Akui MBG dan Kopdes Merah Putih Berpotensi Hilangkan Penerimaan Negara
-
IHSG Dibayangi Sentimen Global dan MSCI, Cek Rekomendasi Saham Senin Ini!
-
Pemadaman Listrik PLN Sampai Kapan? Ini Penjelasannya
-
Purbaya Kini Punya Alat Canggih buat Awasi Anggaran TKD Pemda
-
Purbaya Pamer Pertumbuhan Ekonomi RI Kuat di Depan Akademisi China
-
Guncangan Ekonomi Imbas Perang Belum Reda, BI Waspada Dampaknya Pada Masyarakat
-
Penerimaan Pajak Tembus Rp 940,31 Triliun di Pertengahan Juni 2026, Naik 23,4%
-
Pakar Sorot Masalah RAPBN 2027: Anggaran K/L Tercekik Demi Program Prioritas
-
Kejar Transaksi Ritel, CIMB Niaga Terus Pepet Kalangan Gen Z
-
Kebun Sawit PTPN Dijarah, Negara Rugi Rp62,6 Miliar