Menteri Pertanian Amran Sulaiman mengatakan, pemerintah akan mempercepat upaya swasembada daging sapi. Harapannya, sembilan tahun ke depan, swasembada sapi ini bisa terjadi di Indonesia.
Hal itu dikatakan setelah dia mewakili Presiden Jokowi untuk menyerahkan sapi lokal berjenis ongole seberat 1,5 ton untuk hewan kurbannya ke Masjid Istiqlal.
"Arahan Presiden sembilan tahun kedepan, tapi kalau bisa lebih cepat kita upayakan agar lebih cepat untuk swasembada sapi," ujar Amran di Masjid Istiqlal, Jakarta, Senin (12/9/2016).
Dengan begitu, Amran mengatakan, Pemerintah juga mempersiapkan supaya daging sapi di Indonesia tidak perlu impor. Caranya, sambung dia, dengan memaksimalkan pembibitan sapi menggunakan teknologi yang ada.
"Ini potensi yang luar biasa dan sudah kita kembangkan, alhamdulillah tahun 2015 kurang lebih 1 juta kelahiran sapi Ongole dan sapi Brahman," kata Amran.
Setelah swasembada daging ini, Amran pun menargetkan supaya Pemerintah juga bisa melakukan swasembada protein.
"Tapi, yang terpenting adalah kita kembangkan kedepan untuk pesan lainnya. Sehingga kita bisa swasembada protein bukan cerita daging lagi tapi protein," ucap Amran.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
Terkini
-
IES 2026 Menjadi Ruang Dialog Ekonomi, Energi, dan Daya Saing Indonesia
-
Kemenperin Akui Baja China Jadi Masalah di Indonesia
-
Permintaan Obligasi Indonesia Turun ke Titik Terendah dalam Setahun Terakhir
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Pertamina Gagalkan Pencurian 10 Ton Minyak Mentah di Prabumulih
-
Arief Muhammad Rambah Bisnis Baru, Portofolio Usaha Makin Besar
-
Pandu Sjahrir Beberkan Mekanisme Danantara Investasi di Pasar Saham
-
Danantara Tak Mau Ikut Campur Soal Saham Gorengan yang Diusut Bareskrim
-
Tak Lagi Andalkan Listrik, Bisnis Beyond kWh Didorong Jadi Sumber Pertumbuhan
-
Setelah Perbaiki KRAS, Danantara Bangun Pabrik Baja Baru