Suara.com - Pemilik maskapai penerbangan Sriwijaya Air, Chandra Lie, hari ini, mendaftar program pengampunan pajak di Kanwil Wajib Pajak Besar, kawasan bisnis Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan.
Usai mendaftar, Chandra mengaku tadi mendapatkan pelayanan yang baik dari petugas pajak. Itu sebabnya, kata dia, program pengampunan pajak ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya.
"Pelayanan-pelayanannya dalam tax amnesty ini menurut saya yang terbaik di dunia ini. Dan saya mengajak seluruh pengusaha bukan airlines saja, rugi kalau nggak mengikuti program tax amnesty ini," kata Chandra dalam konferensi pers di Kanwil Khusus Wajib Pajak Besar.
Dia mengungkapkan alasan utama tertarik mengikuti program tax amnesty yaitu hal ini merupakan kewajiban yang harus dituntaskan sebagai warga negara Indonesia. Dia mengakui selama ini sering terjadi kekeliruan sehingga perlu ada perbaikan.
"Tentunya ada selisih-selisih dari saya dengan kementerian dengan pajak pribadi dan keterlupaan karena pribadi ini. Jadi harus diselesaikan," katanya.
Dia enggan menyebutkan berapa nilai harta yang telah dilaporkan.
"Ya kalau itu saya nggak bisa sebut. Pokoknya lebih banyak yang di dalam negeri. Kalau yang di luar untuk anak sekolah," katanya.
Terpopuler
- Gaji Rp 8,2 M Belum Dibayar, Aktivis-Influencer Sedunia Tuntut Badan Propaganda Israel
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- Promo Alfamart 14-18 Maret 2026: Diskon Sirop dan Wafer Mulai Rp8 Ribuan Jelang Lebaran
- Kisah Unik Pernikahan Mojtaba Khamenei dan Zahra yang Gugur Dibom Israel-AS
Pilihan
-
Harry Styles Ungkap Perjuangan Jadi Penyanyi Solo Usai One Direction Bubar
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
-
Tutorial S3 Marketing Jalur Asbun: Cara Aldi Taher Jualan Burger Sampe Masuk Trending Topic
-
Dilema Window Shopping: Ketika Mal Cuma Jadi Katalog Fisik Buat Belanja Online
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
Terkini
-
Liburan Lebaran ke Luar Negeri Kini Lebih Praktis Tanpa Perlu Repot Tukar Uang
-
Telkom Bangun Ekonomi Inklusif Lewat Pendampingan dan Pemberdayaan Perempuan Penggerak UMKM
-
Rupiah Kian Kritis, Nyaris Tembus Rp17.000 per Dolar AS
-
Geram Masih Ada Kasus Penipuan, Mendag Mau Ubah Aturan E-Commerce
-
SiCepat Ekspres Perkuat Rantai Pasok Industri Halal Nasional
-
Hashim Jamin Perusahaan Afiliasi Prabowo Tak Ikut Tender Program 3 Juta Rumah
-
Danantara Cari Modal Rp 7 Triliun dengan Terbitkan Surat Utang
-
TelkomGroup dan Komdigi Jaga Keandalan Layanan dan Infrastruktur Jaringan Nasional Jelang Idulfitri
-
Timur Tengah Membara, RI Mau Impor Minyak Mentah dari Negara Kecil Ini
-
Proyek Gas Masela Mandek, Bahlil Minta INPEX Segera Putuskan Investasi