Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan perdagangan kemarin, Rabu (16/11/2016) naik 106,96 poin (+2,11%) ke level 5.185,46 Sementara Indeks LQ45 naik 20,98 poin (+2,47%) ke level 870,05.
Penguatan indeks dipicu oleh aksi beli investor terhadap saham-saham yang sudah turun signifikan pada perdagangan sebelumnya. "Disertai serta penguatan harga komoditas khususnya minyak dunia juga turut mendukung penguatan perdagangan index kemarin," kata Analys Recapital Securities, Adi Kiswoyo Joe, dalam keterangan resmi, Kamis (17/11/2016).
Frekuensi transaksi pada perdagangan sebanyak 354.584 kali dengan volume 11,154 miliar lembar saham senilai Rp9,697 triliun. Sebanyak 244 saham naik, 73 turun, dan 222 saham stagnan. Investor asing tercatat melakukan penjualan bersih (Foreign Net sell) senilai Rp369,8 milliar. Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup menguat pada kemarin di
posisi Rp13.345 per dollar AS dibandingkan perdagangan kemarin di Rp13.369 per dolar AS.
Bursa Wall Street pada perdagangan kemarin (16/11) ditutup mixed disebablkan oleh penguatan saham-saham teknologi dapat mengimbangi pelemahan saham-saham perbankan. Dow Jones turun 54,92 poin (-0,29 persen) ditutup di level 18.868,14. S&P turun 3,45 poin (-0,16 persen) ditutup di level 2.176,94. Nasdaq naik 18,96 (+0,36 persen) ditutup di level 5.294,58.
"Secara teknikal, IHSG diperkirakan hari ini akan bergerak mixed cenderung menguat terbatas dikisaran 5.165 (support) dan 5.250 (resistance)," tutup Adi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan