Suara.com - Ketua Kamar Dagang dan Industri Rosan Roeslani memastikan isu terkait penarikan uang dalam jumlah besar pada 25 November 2016 tidak akan terjadi. Pasalnya, hal ini sangat merugikan ekonomi Indonesia.
Isu tersebut muncul terkait adanya rencana aksi demo yang akan dilakukan para ormas untuk mengawal kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan gubernur nonaktif DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok.
"Nggak, isu itu nggak ada. Kami harao juga tidak akan terjadi," kata Rosan saat ditemui di Hotel Sari Pan Pasific, Jakarta Pusat, Senin (21/11/2016).
Ia pun mengaku, hingga saat ini Indonesia masih menjadi negara yang aman untuk berinvestasi. Meskipun belakangan ini beredar isu mengenai gerakan penarikan uang besar-besaran atau rush money.
Bahkan, untuk memastikan hal tersebut, Rosan pun sudah menanyakan perihal kondisi iklim investasi di Indonesia dan isu rush money. Hasilnya, tidak ada yang akan melakukan aksi tersebut.
"Saya sudah tanya ke teman-teman di Kadin soal itu (Rush Money) kami tegaskan itu tidak ada," katanya.
Hal senada juga diungkapkan oleh Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Muliaman D Hadad bahwa isu rush money hanya kecemasan masyarakat terkait aksi unjuk rasa yang akan di gelar pada 25 dan 2 Desember 2016.
"Nggak ada, nggak usah khawatir. Itu hanya isu yang tidak bertanggung jawab. Nggak ada rush money," tegasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Klaim Pakai Teknologi Canggih, Properti PIK2 Milik Aguan Banjir
-
6 HP Murah dengan Kamera Terbaik Januari 2026, Harga Mulai 2 Jutaan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Kontroversi Grok AI dan Ancaman Kekerasan Berbasis Gender di Ruang Digital
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
Terkini
-
Klaim Pakai Teknologi Canggih, Properti PIK2 Milik Aguan Banjir
-
Menuju Kedaulatan Energi, RDMP Balikpapan Jadi Andalan ESDM Stop Impor BBM
-
374.839 Pohon Ditanam PNM, Jejak Nyata Hijaukan Negeri di Hari Gerakan Satu Juta Pohon
-
BEI Bidik Empat Emiten Sekaligus, Status UMA Melekat pada Saham-saham Ini
-
Bisnis Roby Tremonti, Sosok Diduga Terkait dalam Buku Aurelie Moeremans
-
Tangani Dampak Longsor dan Banjir, Kementerian PU Pastikan Akses Jalan di Sumut Segera Pulih
-
Konsumsi Pertamax Melonjak 20 Persen Sepanjang 2025, BBM Ramah Lingkungan Makin Diminati
-
Rem Darurat Pinjol! OJK Batasi Utang Maksimal 30% Gaji Mulai 2026
-
Aset Pengguna Tokocrypto Tembus Rp5,8 Triliun, Diaudit Teknologi Canggih!
-
Harga Pangan Nasional Terus Melandai, Cabai hingga Bawang Merah Kompak Turun