Anggota Komisi XI DPR RI Donny Imam Priambodo menilai kedatangan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe patut disambut baik oleh pemerintah. Hal ini perlu dilakukan pasca kekecewaan Jepang terhadap Indonesia terkait proyek kereta cepat Jakarta-Bandung beberapa waktu lalu.
Donny mengatakan, hubungan antara Indonesia dengan Jepang memiliki sejarah panjang. Jepang memerlukan Indonesia salah satunya untuk pertumbuhan ekonomi negaranya. Sementara, Indonesia juga bisa memanfaatkan dana murah Jepang untuk percepatan infrastruktur.
"Kolaborasi kedua negara ini yang harus dijaga dan ditingkatkan," kata Donny di Gedung Parlemen Senayan, Selasa (16/1/2017).
Menurut politikus Nasdem ini, banyak sektor kerjasama investasi yang bisa dijalin dengan Jepang. Donny menyebut antara lain sektor pertanian, keuangan, sampai teknologi.
"Sekali lagi kolaborasi kedua negara itu wujud kerja sama yang saling menguntungkan bagi kedua negara," kata Donny.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
Terkini
-
OJK Perkuat Kepastian Hukum Demi Jaga Penyaluran Kredit
-
BRI Consumer Expo 2026 Hadirkan Solusi Finansial Lengkap di Jakarta
-
Kadin China Protes Kenaikan Pajak RI, Purbaya: Kami Mementingkan Kepentingan Negara Kita
-
Purbaya Siapkan Stimulus Baru di Q2 2026, Ada Insentif Mobil Listrik hingga Pendanaan Industri
-
Purbaya Pamer Satgas Debottlenecking Kantongi Investasi 30 Miliar USD
-
Purbaya Ramal Perang AS vs Iran Berakhir September 2026
-
Sempat Tolak, Ini Alasan Purbaya Akhirnya Kasih Insentif Mobil Listrik
-
Bank Indonesia dan Bank Negara Malaysia Perkuat Sektor Moneter dan Sistem Pembayaran
-
Warga Jabodetabek Kabur Liburan, Kendaraan Padati Jalan Tol
-
Alasan Panas Bumi Jadi Pusat Pengembangan Energi terbarukan