Hari ini, Sabtu (15/4/2017), Jalan Tol Ruas Akses Tanjung Priok resmi dibuka oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo.
Jalan Tol Ruas Akses Priok sepanjang 11,4 km menghubungkan Jalan Tol JORR Ruas Rorotan dengan Jalan Tol Dalam Kota (Cawang, Pelabuhan, Ancol dan Bandara) mempunyai beberapa gerbang tol on ramp dan off ramp. "Antara lain : Semper 1, Semper 2, Koja Barat, Koja Timur, dan Kebon Bawang," kata Dwimawan Heru, AVP Corporate Communication, PT Jasa Marga (Persero) Tbk, di Jakarta, Sabtu (15/4/2017).
Sejak resmi dibuka hari ini, Jalan Tol Ruas Akses Priok belum akan diberlakukan tarif. Ini berlaku sampai dengan proses penetapan sistem transaksi terintegrasi dengan ruas jalan tol lainnya dan proses pengadaan Badan Usaha Jalan Tol (BUJT).
Pemerintah melalui Badan Pengatur Jalan Tol Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat telah menunjuk PT Jasa Marga (Persero) Tbk. dan PT Citra Marga Nusaphala Persada (CMNP) untuk mengoperasikan sementara jalan tol tersebut. Penunjukan ini berlaku sampai terbentuknya BUJT yang akan mengoperasikan Jalan Tol Ruas Akses Tanjung Priok secara tetap.
Heru menjelaskan Jasa Marga melalui kelompok usahanya, PT Jalantol Lingkarluar Jakarta (PT JLJ) akan mengoperasikan sementara Jalan Tol Ruas Akses Tanjung Priok mulai dari Gerbang Tol Kebon Bawang sampai dengan batas Jalan Tol JORR.
"Sedangkan pengoperasian dari GT Kebon Bawang sampai dengan batas Jalan Tol Dalam Kota akan dioperasikan sementara oleh PT CMNP," tutup Heru.
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis
-
Klasemen Piala AFF 2026 Usai Timnas Indonesia Digebuk Vietnam: Wajib Menang di Singapura
-
Mengapa Direktur Bus ALS Jadi Tersangka? Polisi Periksa 50 Saksi sebelum Naikkan Kasus ke Penyidikan