Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih Sandiaga Salahudin Uno hari ini, Jumat (2/6/2017) meresmikan OK OCE Stock Center di Bursa Efek Indonesia. Hal ini bertujuan untuk mengembangkan pasar modal lebih baik lagi ke depannya.
Dalam sambutannya, Sandi mengatakan ia bersama Anies Baswedan merupakan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI terpilih yang sangat pro dengan pasar modal. Ia berharap dapat meningkatkan jumlah pemodal dengan adanya OK OCE STOCK CENTER.
"Harapan kita ingin meningkatkan jumlah pemodal di Bursa Efek Indonesia secara signifikan. Di Jakarta ada 44 kecataman dan saya sudah komitmen dengan teman-teman di OK OCE Stock Center untuk kita tingkatkan secara signifikan dalam lima tahun ke depan," kata Sandi di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta Selatan, Jumat (2/6/2017).
Sandi menjelaskan, OK OCE Stock Center akan membantu para wirausahawan yang ingin menjadi pelaku pasar modal. Nantinya, para wirausaha ini akan diberikan bantuan modal agar bisa membeli sahan atau produk lainnya di pasar modal.
"Jadi bagi masyarakat yang ingin berwirausaha bisa langsung datang saja ke OK OCE Center ini," ujarnya.
Hal senada juga diunkapkan oleh Co-Founder OK OCE Stock Center Hendri Setiadi yang menyatakan bahwa sampai saat ini masih sangat sedikit masyarakat yang menjadi pelaku pasar modal. Baru sekitar 1 juta masyarakat yang memiliki rekening investor.
Dengan adanya OK OCE Stock Center ini bisa mengingkatkan jumlah pelaku pasar modal di Indonesia. Sehingga menumbuhkan masyarakat yang mandiri dalam berwirausaha.
"Dan program kami di sini OK OCE Stock Center dalam 5 tahun ke depan kita berkomitmen untuk mendukung penuh program 'Yuk Nabung Saham' dari Bursa Efek Indonesia untuk menciptakan lebih dari 2 persen (pelaku pasar modal) dari seluruh penduduk Indonesia," katanya.
Baca Juga: Sandiaga Luncurkan OK OCE Stock Center di Bursa Efek Indonesia
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
Pilihan
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
Terkini
-
Pelabuhan Karimun Masuk Radar Sanksi Uni Eropa terkait Distribusi Minyak Rusia
-
Strategi Bank Mandiri Taspen Perkuat Ekosistem Pensiunan
-
Pandu Sjahrir: Moodys Hanya Minta Kejelasan Arah Kebijakan Pemerintah
-
Kemenhub Deadline Kapal Penyeberangan: Bereskan Izin atau Dilarang Mudik
-
Kilau Emas Menggoda, Pembiayaan BCA Syariah Melesat 238 Persen
-
Antisipasi Mudik Lebaran 2026, KSOP Tanjung Wangi Siagakan 55 Kapal di Selat Bali
-
Skandal Ribuan Kontainer China: Mafia Impor Diduga Gerogoti Institusi Bea Cukai
-
Kinerja 2025 Moncer, Analyst Rekomendasikan 'BUY' Saham BRIS
-
BPDP Akui Produktivitas Sawit Indonesia Kalah dari Malaysia
-
Pemerintah Umumkan Jadwal WFA Periode Ramadan-Lebaran, Berlaku buat ASN dan Swasta