PT Bank Central Asia Tbk menyatakan sebanyak 5.700 mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) BCA dan beberapa kantor kas sudah beroperasi normal setelah perbaikan akibat gangguan Satelit Telkom-1.
Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja di Jakarta, Selasa (12/9/2017), mengatakan dengan pulihnya seluruh jaringan, maka kebijakan penggratisan biaya tarik tunai nasabah BCA melalui ATM bank lain sudah tidak berlaku setelah 11 September 2017.
"Pembebasan biaya administrasi untuk transaksi tarik tunai di ATM bank lain hanya berlaku sampai dengan tanggal 11 September 2017," kata dia.
Jahja meminta maaf atas ketidaknyamanan nasabah saat gangguan dan proses pemulihan masih berlangsung.
"BCA juga berterima kasih atas kesigapan semua mitra penyedia jasa layanan telekomunikasi, sehingga proses pemulihan konektivitas jaringan ATM dapat berjalan lancar dan tanpa hambatan," ujarnya.
Pada Jumat (25/8) lalu, timbul anomali atau gangguan terhadap satelit Telkom-1 yang sudah berusia lebih dari 15 tahun dan menyebabkan beberapa jaringan ATM sejumlah perbankan tidak dapat beroperasi.
Akibat anomali itu, sebanyak 5.700 mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) dan 126 kantor kas BCA tidak bisa beroperasi.
Dalam proses pemulihan, BCA menyiapkan skema kompensasi bagi nasabah dengan mengganti biaya tarik tunai jika nasabah menarik uang tunai dari rekening BCA melalui ATM bank lain. Penggantian biaya tarik tunai itu dilakukan BCA pada akhir bulan langsung ke rekening nasabah. (Antara)
Baca Juga: Hari Ini BCA Perpanjang Gratis Biaya Tarik Tunai Antar Bank
Berita Terkait
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Purbaya Klaim Program MBG hingga Kopdes Merah Putih Mulai Dorong Pertumbuhan Ekonomi
-
Bukan Cuma di Indonesia, MSCI Juga Bersih-bersih Indeks yang Berdampak ke Bursa Negara Lain
-
LPDB Koperasi Hadir di Pontianak, Dorong UMKM dan Koperasi Naik Kelas
-
BI Jamin Uang Palsu Kini Lebih Mudah Dideteksi, Ini Ciri-cirinya
-
Solar yang Tersedia di SPBU Shell Berasal dari Pertamina
-
Pelemahan Rupiah Belum Beri Dampak pada Harga Pangan
-
Perhatian! CNG Bukan Pengganti LPG 3 KG
-
Ancaman Phishing Makin Brutal, Investor Mulai Pilih Sekuritas dengan Proteksi
-
OJK Optimistis Banyak Emiten Indonesia Akan Masuk Index MSCI
-
Pemerintah Gaspol Naikkan Kelas UMKM, Sertifikasi hingga HAKI Dipermudah