Direktur Utama PT. Emdeki Utama Tbk, Hiskak Secakusuma mengatakan belum lama ini perseroan mengantongi kontrak ekspor baru dengan India. Kontrak senilai Rp150 miliar tersebut memiliki jangka waktu satu tahun.
“Iya kontraknya itu dari Juni- Juli,” kata Hiskak saat ditemui di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta Selatan, Senin (25/9/2017).
Hiskak mengatakan, dengan adanya penandatangan kontrak ekspor dengan India dapat memacu perseroan untuk lebih menggenjot ekspor guna membantu pertumbuhan perekonomian di dalam negeri.
“Kami akan memperluas lagi ekspor di pasar lain, terutama negara-negara berkembang,” katanya.
Perseroan dengan kode emiten MDKI sebelumnya sudah pernah melakukan ekspor ke beberapa negara berkembang. Namun, karena persaingan pasar yang ketat, Emdeki terpaksa mengurangi kinerja ekspornya.
“Kami dulu pernah eksport ke Jepang Malaysia, Amerika, tetapi krena persaingan cukup berat dari Cina di pasar internasional, oleh karena itu kami stop ekspor. Selain itu, ekspor juga memerlukan dana yang cukup tinggi. Sekarang kita membuka ekspor lagi di India, dan kualitas kita diterima di dunia, sekarang juga ada SNI, kami juga memenuhi standar negara-negara pengimpor," ujar Hiskak.
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
Pilihan
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
-
Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti
Terkini
-
Harga BBM Tak Naik, Purbaya Akui Anggaran Subsidi Bengkak hingga Rp 100 Triliun
-
IHSG Akhirnya Bangkit, Ternyata Ini Pemicunya
-
Rupiah Ditutup Menguat, Dolar AS Turun ke Level Rp16.983
-
Siap-siap! Investor Bank Danamon Raih Dividen Rp 142 per Saham
-
Transformasi Kerja dan Efisiensi Energi Keniscayaan di Tengah Dinamika Global
-
Pengamat: Penjatahan BBM Subsidi Masih Wajar dan Efektif Tekan Konsumsi Energi
-
Harga Stabil Rp4.500, PGN Dorong BBG Jadi Opsi Ekonomis Bagi Kendaraan
-
125 Tahun Mengabdi Untuk Negeri, Pegadaian Perkuat Layanan Digital Melalui Tring!
-
Belanja di Korea Selatan Kini Tidak Perlu Tukar Uang, Bisa Pakai QRIS
-
Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti