Podomoro Park, kawasan hunian terpadu di Bandung Selatan yang dibangun PT Agung Podomoro Land Tbk, berhasil memecahkan rekor penjualan properti di Bandung. Capaian ini diperoleh setelah berhasil melelang Nomor Urut Pemesanan (NUP) untuk satu klaster dalam waktu 15 menit saja.
"Meskipun Podomoro Park belum resmi diluncurkan ke publik, namun hunian ini mampu menarik minat pemasar," kata CEO Projek Indonesia, Andy Natanael di Jakarta, Senin (6/11/20170.
Projek Indonesia merupakan "supporting system" yang menyatukan seluruh jaringan agen broker properti di Indonesia, termasuk didalamnya Century 21 Indonesia, ERA Indonesia dan Promex Indonesia yg bersama-sama berkolaborasi dalam menjual proyek Agung Podomoro Land.
Andy mengatakan, berbagai spekulasi dan analisis tentang kelesuan pasar properti di Indonesia tak sepenuhnya benar. Hal ini setidaknya tercermin dari permintaan properti di Kota Bandung, Jawa Barat, yang tetap tinggi. Terbukti dalam kegiatan pengenalan produk Podomoro Park kepada para agent properti yang berlangsung Kamis (2/11).
"Ini merupakan rekor. Sebuah proyek properti dapat menarik antusiasme agen sebanyak ini dan mampu mengumpulkan NUP satu klaster hanya dalam waktu 15 menit," kata Andy.
"Bagi seluruh customer, segera ke kantor agent terdekat anda untuk mendapatkan informasi lebih lengkap," tambah Andy.
Acara pengenalan produk yang berlangsung di Hotel Harris, Bandung diikuti 350 agent dari 24 kantor agent properti Kota Bandung.
Kegiatan ini dihadiri Assistant Vice President Strategic Marketing APLN, Agung Wirajaya. "Podomoro Park" merupakan hunian eksklusif di Buahbatu-Bandung Selatan yang menghadirkan konsep green natural living.
Baca Juga: Agung Podomoro Genjot Promo di 8 Jaringan Trade Mall
Berada di kawasan yang alami, dikelilingi perbukitan nan hijau, namun memiliki aksesibilitas yang mudah ke pusat kota Bandung dan Jakarta, karena jaraknya hanya 2 kilometer saja dari Gerbang Tol Buah Batu, kata Agung Wirajaya.
Komplek Podomoro Park berada di atas lahan seluas lebih dari 100 hektar. Sebagai komitmen terhadap pelestarian lingkungan, sebanyak hampir 50 persen lahan didedikasikan untuk kawasan terbuka hijau dan danau. Sedangkan untuk menunjang kebutuhan para penghuni, disiapkan lahan seluas sekitar 10 hektar sebagai area komersial.
Rencana penjualan tahap awal Podomoro Park terdiri dari 3 klaster hunian dua lantai dengan berbagai ukuran bangunan Sebagai pengembang nasional dengan reputasi internasional, Agung Podomoro Land senantiasa menghadirkan produk properti yang berkualitas. Perusahaan juga dikenal sebagai pengembang kawasan terpadu, komersial area, perkantoran dan hunian tapak. Proyek propertinya tersebar di Jakarta, Batam, Medan, Balikpapan, Samarinda dan sebagainya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan