Suara.com - Wakil Menteri Keuangan Mardiasmo mengatakan penelitian dan pengembangan atau litbang sebagai sumber inovasi sangat diperlukan Indonesia untuk bergerak maju.
"Kita harus memberi peran lebih pada kegiatan penelitian dan pengembangan agar menciptakan nilai tambah yang lebih besar bagi perekonomian. Saya sekali lagi, ingin menekankan bahwa penguasaan teknologi dan inovasi memiliki peranan sangat penting agar tongkat estafet bangsa dapat diteruskan dari generasi ke generasi berikutnya," kata Mardiasmo, Rabu (22/11/2017).
Di masa mendatang, kata Mardiasmo, perubahan teknologi akan semakin cepat. Digitalisasi, robotisasi dan otomatisasi tidak terelakkan.
Tantangan-tantangan ketenagakerjaan di masa depan menyiratkan bahwa kita tidak boleh dikalahkan oleh teknologi itu sendiri.
"Kita lah yang perlu menguasai teknologi. Oleh karena itu, kita harus mempersiapkan SDM (Sumber Daya Manusia) kita dengan skill dan pengetahuan yang sesuai dengan perkembangan zaman," ujarnya.
Mardiasmo juga menekankan pentingnya peranan pengajar, peneliti, institusi penelitian termasuk badan-badan penelitian milik pemerintah untuk membantu Indonesia beradaptasi dengan perkembangan tersebut.
"Pendidikan dan perbaikan kualitas SDM serta penyiapan kesiapan penelitian dan inovasi adalah sebuah investasi yang hasilnya akan kita petik di masa depan namun harus dimulai sedini mungkin," kata Mardiasmo.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
ESDM Akui Tahan Ekspor Batu Bara Demi PLN, Masalah Pasokan PLTU Terungkap di Tengah Pemadaman
-
Wujud Nyata Komitmen ESG, Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026 Bagi 500 Anak
-
Marak Transaksi Palsu di Tokopedia, Pemerintah Gregetan!
-
Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika
-
Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?
-
Investor Asing Masih Asik Jual Saham di RI, BMRI dan DSSA Jadi Incaran
-
Lahan Meikarta Bakal jadi Aset Negara? Maruarar Segera Urus Legalitas
-
Terungkap! Dua PLTU Raksasa di Cilacap Sempat Bermasalah, Jadi Pemicu Pemadaman Bergilir di Jawa
-
Listrik Pulau Jawa Gelap Gulita, Siapa yang Bertanggung Jawab?
-
Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026