Suara.com - Deputi Bidang Pengendalian Pelaksanaan Penanaman Modal - BKPM, Azhar Lubis menjelaskan, realisasi penyerapan tenaga kerja Indonesia pada Triwulan IV Tahun 2017 mencapai 350.399 orang. Rinciannya adalah sebanyak 127.228 pada proyek PMDN dan sebanyak 223.171 orang pada proyek PMA.
Ia juga menjelaskan tentang sebaran investasi di luar Jawa tercatat sebesar Rp72,5 triliun. "Jumlah ini setara dengan 40,4 persen dari total investasi Triwulan IV Tahun 2017," kata Azhar di Jakarta, Selasa (30/1/2018).
Pada periode Januari - Desember Tahun 2017, realisasi investasi di Pulau Jawa sebesar Rp389,9 triliun dan realisasi investasi di luar Pulau Jawa sebesar Rp302,9 triliun. "Apabila dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2017 sebesar Rp 284,1 triliun terjadi peningkatan realisasi investasi di luar Pulau Jawa sebesar 6,6 persen," ujarnya.
Secara lengkap, realisasi investasi berdasarkan wilayah pada periode Januari sampai dengan Desember tahun 2017 adalah:
a. Wilayah Sumatera dengan realisasi investasi sebesar Rp119,9 triliun (17,3 persen), terdiri dari PMDN sebesar Rp46,5 triliun dan PMA sebesar 5,5 miliar dolar AS.
b. Wilayah Jawa dengan realisasi investasi sebesar Rp389,9 triliun (56,3 persen), terdiri dari PMDN sebesar Rp166,0 triliun dan PMA sebesar 16,8 miliar dolar AS.
c. Wilayah Kalimantan dengan realisasi investasi sebesar Rp 68,8 triliun (9,9 persen), terdiri dari PMDN sebesar Rp30,2 triliun dan PMA sebesar 2,9 miliar dolar AS.
d. Wilayah Sulawesi dengan realisasi investasi sebesar Rp56,6 triliun (8,2 persen) terdiri dari PMDN sebesar Rp10,1 triliun dan PMA sebesar 3,5 miliar dolar AS.
e. Wilayah Bali dan Nusa Tenggara dengan realisasi investasi sebesar Rp22,5 triliun (3,3 persen), terdiri dari PMDN sebesar Rp7,1 triliun dan PMA sebesar 1,2 miliar dolar AS.
f. Wilayah Maluku dan Papua dengan realisasi investasi sebesar Rp35,1 triliun (5,0 persen), terdiri dari PMDN sebesar Rp2,5 triliun dan PMA sebesar 2,4 miliar dolar AS.
Untuk periode Januari – Desember Tahun 2017 dari realisasi investasi sebesar Rp692,8 triliun. Realisasi investasi (PMDN & PMA) berdasarkan lokasi proyek (5 besar) adalah: DKI Jakarta (Rp108,6 triliun, 15,7 persen); Jawa Barat (Rp107,1 triliun, 15,5 persen); Jawa Timur (Rp66,0 triliun, 9,5 persen); Banten (Rp55,8 triliun, 8,1 persen); dan Jawa Tengah (Rp51,5 triliun, 7,4 persen).
Berdasarkan sektor usaha, (5 besar) realisasi investasi (PMDN & PMA) adalah: Listrik, Gas dan Air (Rp82,1 triliun, 11, persen); Pertambangan (Rp79,1 triliun, 11,4 persen); Industri Makanan (Rp64,8 triliun, 9,4 persen), Industri Logam, Mesin, dan Elektronik (Rp64,3 triliun, 9,3 persen), dan Transportasi, Gudang, dan Telekomunikasi (Rp59,8 triliun, 8,6 persen).
Sedangkan realisasi investasi PMA berdasarkan asal negara (5 besar) adalah: Singapura (8,4 miliar dolar Amerik Serikat, 26,2 persen); Jepang (5,0 miliar dolar AS, 15,5 persen); Republik Rakyat Cina (3,4 miliar, 10,4 persen); Hong Kong, RRT (2,1 miliar dolar AS, 6,6 persen); dan Korea Selatan (2,0 miliar dolar AS, 6,3 persen).
Baca Juga: BKPM Sebut Investasi Lokal dan Asing Tahun 2017 Melebihi Target
Berita Terkait
-
Pegadaian dan KSEI Perkuat Ekosistem Emas Melalui Investasi ETF Emas
-
RI Siapkan Indonesia Center New York, Bidik Investasi dan Ekspansi Bisnis ke AS
-
Tak Hanya Ciki dan Elektronik, Masyarakat Bisa Berburu Emas Batangan di PRJ
-
Tak Hanya Saham, Kripto Mulai Jadi Koleksi Warga RI untuk Investasi
-
Indonesia Gandeng Uni Emirat Arab Ajak Investasi Ketahanan Pangan Nasional
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
Terkini
-
CBDK Cetak Laba Melonjak 317 Persen
-
Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
-
IHSG Melonjak 7,38% Sepekan, Asing Jual Bersih Sentuh Rp67 T Sepanjang Tahun
-
Dilema Pertamina Naikkan Harga Pertamax, Ekonom: Kalau Ditahan Terus Bisa Gerus Keuangan Negara
-
Inovasi Karyawan Petrokimia Gresik Hasilkan Nilai Rp154 Miliar
-
Layanan Kereta Indonesia Disebut Sudah Setara Global
-
Sepanjang Tahun 2025, Pertamina EP Cepu Torehkan Kinerja Moncer
-
Laba Naik Saat Industri Media Berat, Emiten DIGI Bongkar Strategi Rahasianya
-
Aura Research Jadi Senjata Baru DIGI, Andalkan AI untuk Riset hingga Advokasi Bisnis
-
Pegadaian dan KSEI Perkuat Ekosistem Emas Melalui Investasi ETF Emas