Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG di Bursa Efek Indonesia , Jakarta Selatan, Rabu (20/6/2018) pagi dibuka melemah sebesar 51,83 poin atau 0,86 persen ke posisi 5.941,79.
Sementara kelompok 45 saham unggulan atau LQ45 bergerak turun 13,08 poin (1,38 persen) menjadi 937,61.
Sebelumnya, pada perdagangan terakhir sebelum libur Lebaran, Jumat (8/6/2018), IHSG ditutup melemah 1,85 persen atau 113,07 poin ke level 5.993,63. Dari 587 saham yang diperdagangkan, 3 saham di antaranya menguat, sedangkan 35 saham melemah dan 549 saham lainnya stagnan.
Analis Binaartha Sekuritas Reza Priyambada mengatakan pelemahan IHSG seiring dengan adanya pelemahan bursa saham Asia setelah munculnya perseteruan akibat Presiden Trump yang berencana mengenakan tambahan tarif impor senilai 10 persen atas barang-barang impor Tiongkok senilai 200 miliar dolar AS.
Begitupun dengan Tiongkok yang juga berencana mengenakan tarif serupa atas barang-barang impor dari AS.
"Kembali adanya perseteruan pengenaan tarif dagang barang-barang impor antara Tiongkok dan AS membuat sejumlah bursa saham Asia kembali melemah," kata Reza.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Dituding Ikut Demo Bayaran dan Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Perempuan Jadi Korban Jika Industri Tembakau Tertekan
-
Pemadaman Bergilir Akibat Pemangkasan RKAB Batubara oleh Kementerian ESDM
-
Hitung-hitungan Kerugian Negara dari Peredaran Rokok Ilegal
-
418 Ribu Penumpang Nikmati Diskon Kapal Feri, Kuota Masih Tersedia
-
Ternyata Kemasan Rokok Polos Melanggar Aturan
-
Prabowo Bakal Luncurkan BBM Baru, Segini Harganya
-
Begini Modus WNA Curi Emas di Wilayah Gunung Botak
-
Kemasan Rokok Polos Berisiko Gerus Penerimaan Negara hingga Puluhan Triliun
-
Patriot Bond Jadi Tempat Pencucian Uang, DPR: Insentif Menarik Investor
-
Berdampak ke Industri Kretek Lokal, Kemenperin Tolak Batas Tar dan Nikotin Rokok