Suara.com - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pagi ini dibuka menguat 0,38 persen ke level 6.037 pada sesi pertama pembukaan perdagangan, Selasa (5/6/2018).
Sedangkan untuk nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) terpantau menguat tipis. Dolar AS hari ini berada di level Rp 13.860. Kemarin, dolar AS sempat tembus Rp 13.865.
Dari 584 saham yang diperdagangkan, sebanyak 181 saham menguat, 223 saham melemah, dan 180 saham stagnan.
Seluruh sektor didominasi di zona hijau. Sektor konsumer menguat 12,60 poin, sektor pertambangan menguat 9,25 poin, sektor infrastruktur menguat 8,95 poin, dan sektor perdagangan menguat 1,96 poin.
Analis Bina Artha Sekuritas Reza Priyambada mengatakan, para investor diminta untuk tetap perlu mewaspadai sejumlah sentimen negatif yang bisa datang dari luar negeri.
"Terutama membaiknya ekonomi Amerika Serikat dan kenaikan suku bunga oleh Federal Reserve," kata Reza.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
- Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
Pilihan
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
Terkini
-
Sinyal Damai Tak Jelas, Wall Street Langsung Anjlok 2%
-
Ketegangan Perang Reda, Harga Minyak Dunia Turun Tipis
-
Ekonomi Syariah RI Melesat, Aset Permata Bank Tembus Rp10.257 Triliun
-
IESR: Elektrifikasi Jadi Tameng APBN dari Kenaikan Harga Minyak
-
Beda Nasib Indonesia dan Malaysia di Selat Hormuz, Kenapa Pemerintah Tak Mampu Lobi Iran?
-
Bahlil Jamin Indonesia Belum Darurat Energi
-
Bangkit di Akhir Tahun, Kinerja Emiten HGII Melonjak di Kuartal IV 2025
-
Bank Neo Commerce (BBYB) Kena Sanksi OJK, Dampaknya Tidak Main-main!
-
Divonis Praktikkan Kartel Bunga, Pinjol Adakami dan Asetku Didenda Ratusan Miliar
-
KPPU Nyatakan 97 Pinjol Terbukti Lakukan Praktik Kartel, Jatuhkan Denda Rp755 Miliar