Suara.com - Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) melakukan kerjasama dengan Jaksa Muda Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Jamdatun) untuk meminta bantuan hukum secara litigasi maupun non litigasi di Peradilan Umum.
Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso (Buwas) mengatakan, kerjasama ini dilakukan untuk membantu Perum Bulog dalam menyelamatkan aset-aset yang tengah terancam saat ini.
“Untuk membantu Perum Bulog dalam menghadapi permasalahan perdata atau yang sedang dihadapi. Salah satunya adalah masalah aset-aset yang dimiliki oleh Bulog sekarang terancam dalam arti dikuasai oleh mafia,” kata Buwas di kantor Bulog, Jakarta Selatan, Selasa (31/7/2018).
Oleh karena itu, lanjut Buwas, pihaknya merasa butuh pendampingan Jamdatun selaku pengacara negara untuk membantu menyelamatkan aset tersebut.
Namun, ketika ditanya lebih lanjut apa saja aset Perum Bulog yang terancam hilang, Buwas tidak bisa menyebutkannya.
“Kalau saya sebutkan, nanti mereka (mafia) akan siap-siap. Pokoknya ada tanah, gudang dan lainnya,” ujarnya.
Nantinya, kerja sama ini akan meliputi pemberian bantuan hukum secara litigasi maupun non litigasi di Peradilan Umum maupun Lembaga Arbitrase, pemberian pendapat hukum (Legal Opinion/LO) dan/atau pendampingan (Legal Assistance) maupun Audit Hukum (Legal Audit) di Bidang Perdata, mediator atau fasilitator untuk pemulihan atau penyelamatan keuangan, kekayaan, aset, serta permasalahan lain dalam bidang hukum Perdata dan Tata Usaha Negara yang dihadapi oleh Perum Bulog.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan