Suara.com - Direktur Center for Indonesia Taxation Analysis Yustinus Prastowo mengimbau kepada pemerintH untuk segera menerbitkan pajak ekonomi digital. Pasalnya, sektor ini memiliki potensi ekonomi yang sangat besar.
“Potensinya sangat besar sekali karena itu tadi kemajuan teknologi yang semakin pesat. Ini bisa mendongkrak perekonomian juga loh,” kata Yustinus saat dihubungi Suara.com, Minggu (28/10/2018).
Menurut Yustinus, aturan yang ada saat ini dinilai belum cukup komperehensif dan kuat dalam mengatur pemajakan yang adil dan efektif bagi industri e-commerce.
“Poin-poin krusial antara lain subjek pajak, objek PPN berupa BKPJKP yang harus dibuat lebih jelas, DPP PPN atas transaksi pemberian cuma-cuma yang sering dilakukan sebagai bentuk promosi maupun mekanisme pemungutan, dan sebagainya,” ujarnya.
Selain itu, pengaturan dan pengawasan juga harus dilakukan terhadap pemungutan PPN oleh WP Badan WPOP yang sudah memiliki omset di atas Rp 4,8 miliar karena besarnya potensi PPN dari e- commerce domestik.
“Maka dari itu sebaiknya pemerintah segera menerbitkan aturan pajak disektor ekonomi digital. Agar kedepan perekonomian di Indonesia semakin menunjukkan keadilannya,” katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
Terkini
-
POP Merek: Terobosan DJKI Percepat Layanan Publik Dalam 10 Menit
-
Pupuk Indonesia Gandeng 1.620 Inovator Demi Perkuat Kemandirian Pangan Nasional
-
Industri Sawit RI Sumbang Output Rp1.119 Triliun dan Serap 16,5 Juta Pekerja
-
Tukar Uang di BCA Minimal Berapa? Ini Tata Cara Jelang Ramadan 2026
-
Vietjet Amankan Kesepakatan US$6,1 Miliar untuk Ekspansi Asia-Pasifik
-
Wings Group Makin Agresif Buka Cabang Baru FamilyMart
-
30 Ton Bantuan Pangan di Kirim ke Aceh Tamiang
-
Siapkan Alat Berat, Kementerian PU Bantu Tangani Jalan Provinsi di Gayo Lues
-
Kementerian PU Uji Coba Pengaliran Air di Daerah Irigasi Jambo Aye
-
Holding Mitra Mikro Perluas Inklusi Keuangan Lewat 430 Ribu Agen BRILink Mekaar