Hubungan bisnis itu bahkan sudah dimulai sejak usahanya masih dipegang oleh almarhum ayahnya.
“Kendala ada seperti permodalan, apalagi kalau ada permintaan banyak otomatis harus produksi banyak. Jadi alhamdulillah dibantu LPDB, sehingga meringankan,” ujar Idawati.
“Alhamdulillah, kami masih eksis walaupun kalau dilihat persaingan makin ketat. Tetapi berkat kreativitas bersama membuat usaha ini terus berjalan, cuma ya itu tetap saja kami butuh sentuhan dari pemerintah,” ucap dia.
LPDB Siap Bantu UKM Berbasis Ekspor
Sementara itu, Direktur Utama LPDB-KUMKM, Braman Setyo menegaskan, LPDB-KUMKM akan mendukung pembiayaan UKM berorientasi ekspor yang ada di Tanah Air. Dalam hal ini, dirinya mengapresiasi kompetensi UKM yang sudah mampu menembus pasar ekspor.
“Intinya, kalau memang dibutuhkan pembiayaan dari LPDB, kami akan siap support pelaku-pelaku UKM yang berorientasi ekspor,” ungkap Braman.
Terkait nasabah repeater (mengajukan kembali), Braman mengatakan tetap akan memenuhi permohonan pinjaman yang diajukan.
“Saya kira tidak masalah kalau repeater itu diulang-ulang kembali, tapi nanti akan ada batasannya misalnya sampai tiga kali dan kalau sudah mendekati tiga kali, mereka harus pindah ke bank dan sebagainya,” tutur Braman.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
LPS Ungkap Tabungan Masyarakat Masih Tumbuh, Simpanan di Bawah Rp100 Juta Naik 4,95 Persen
-
Purbaya Sidak Pabrik Baja Asal China, Diduga Akali Pajak karena Cuma Bayar Rp 20 M
-
Bitcoin dkk Diramal Bisa Jadi Sistem Finansial Alternatif RI Dalam Waktu 3 Tahun
-
5 Tahun Holding UMi: Lebih Mudah, Dekat dan Berdampak untuk Nasabah PNM Mekaar
-
Delapan Klaster Program Prioritas Nasional di 2027
-
Bahlil Minta Lebih Banyak Lahan untuk Sawit demi Ambisi B80
-
Bahlil Stop Ekspor Batu Bara Usai PLN Kekurangan Pasokan
-
Sandiaga Uno Suntik Modal MUTU, Pasar Karbon RI Jadi Incaran
-
Jasa Marga Tingkatkan Komitmen Pengelolaan Green Toll Road dan Transformasi Rest Area Berkelanjutan
-
LPS Naikkan Bunga Penjaminan Simpanan Rupiah, Kini Tembus 3,75%