Suara.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi I (KAI Daop I) menyatakan, tiket kereta api jarak dekat untuk libur Natal dan Tahun Baru 2019 (Nataru) untuk keberangkatan Jakarta masih tersedia.
Executive Vice President KAI Daop I, Dadan Rudiansyah menjelaskan, hingga hari ini sudah 51 persen tiket dari jumlah tempat duduk 69.850 seat sudah terjual.
Rata-rata tiket yang terjual habis pada kereta api dengan rute Jawa Tengah dan Timur.
"Untuk Tiket KA tertentu ada yang sudah habis terjual seperti tujuan Surabaya, Yogyakarta itu sudah habis terjual," ujar Dadan dalam konferensi pers di Hotel Luminor, Jakarta Pusat, Kamis (13/12/2018).
Dadan melanjutkan, sisanya 49 persen tiket kereta dari jumlah tempat duduk masih tersedia. Menurut dia, tiket yang masih tersedia itu pada kereta api dengan rute jarak dekat hingga menengah, seperti Bandung.
"Artinya kalau kereta jarak dekat relatif lebih kosong. Seringkali kalau KA jarak dekat itu dadakan, hampir mendekati jadwal pemberangkatan. Mungkin itu karakter penumpang," imbuhnya.
Dadan menambahkan, pada libur Nataru tahun ini KAI Daop I mengoperasikan 19 KA tambahan yang mana 12 KA keberangkatan Stasiun Gambir dan 7 KA keberangkatan Stasiun Pasar Senen.
Sementara, untuk jumlah perjalanan KA reguler yang beroperasi sebanyak 60 perjalanan. Sehingga total jumlah KA yang siap melayani penumpang pada masa angkutan Nataru kali ini adalah 79 perjalanan KA.
"Jumlah ini meningkat 9 persen dibanding masa angkutan Nataru tahun 2017-2018," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
MSCI Tunda Keputusan, Ini Sinyal Bahaya yang Harus Diwaspadai IHSG
-
WSKT Siap Garap Tol Yogyakarta-Bawen Senilai Rp2,1 T, Pangkas Waktu Tempuh Jadi 1 Jam
-
Pelaku Logistik Kompak Dukung Konsolidasi, Targetkan Ongkos Distribusi Lebih Murah
-
Kabar Baik dari MSCI! Indonesia Tetap Emerging Market, OJK Bidik Lebih Banyak Investor Asing
-
Tak Turun Kasta, MSCI Tetap Pertahankan Pasar Saham RI di Emerging Market
-
ESDM Akui Tahan Ekspor Batu Bara Demi PLN, Masalah Pasokan PLTU Terungkap di Tengah Pemadaman
-
Wujud Nyata Komitmen ESG, Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026 Bagi 500 Anak
-
Marak Transaksi Palsu di Tokopedia, Pemerintah Gregetan!
-
Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika
-
Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?